HARIANBANTEN.COM – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, minta kepada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) untuk segera membuat sumur bor di wilayah yang masih mengalami kekeringan.
Langkah itu diperlukan agar masyarakat yang tinggal di wilayah rawan kekeringan tetap bisa mendapatkan air bersih jika musim kemarau berkepanjangan melanda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada beberapa titik saya minta Dinas Cipta Karya untuk membangun sumur bor, sumur air dalam,” kata Benyamin, Rabu, 15 Juli 2026.
Ia mengungkapkan, sejauh ini Pemkot Tangsel sudah membuat beberapa sumur bor di beberapa lokasi, hanya saja sumur tersebut belum mencakup seluruh wilayah yang mengalami kekeringan.
Baca Juga:
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Dindikbud Kota Serang Alihkan KBM ke Online Mulai Besok
Abu Vulkanik Bisa Sebabkan Gangguan Perpanasan, Dinkes Tangsel Imbau Warga Pakai Masker
Dahua Technology Hadirkan Solusi Hunian Cerdas Terintegrasi di IFA Berlin 2026
“Itu sudah kita lakukan, misalnya di perumahan Pesona Serpong, dan nanti merambah lagi ke titik-titik yang lainnya,” ungkapnya.
Sedangkan untuk wilayah yang belum memiliki sumur bor, untuk sementara diberikan fasilitas toren penampung air dengan kapasitas besar untuk menyimpan suplai air bersih yang diberikan Pemkot Tangsel.
Baca Juga:
Haier Jalin Kemitraan Global dengan UEFA Champions League
Hisense Hadirkan Warna yang Lebih Nyata dan Nyaman di Mata, serta Hiburan Imersif di IFA 2026
“Itu sudah kita lakukan untuk mengatasi kerawanan seperti ini,” tuturnya.
Di samping itu, lanjut Benyamin, salah satu langkah penanganan jangka pendek, Pemkot Tangsel akan mendistribusikan air bersih kepada warga yang mengalami kekeringan.
“Saya sudah instruksi ke jajaran saya ya, ke teman-teman, untuk paling tidak dalam jangka pendek segera kirim air bersih ke lokasi-lokasi wilayah mana saja yang terdapat kekeringan,” pungkasnya.
Baca Juga:
55 WN Tiongkok Diduga Jadi Kuli di Proyek Smartfren Serpong, Diamankan Imigrasi
CHiQ Tampil di IFA 2026: Dari Ekspansi Global Menuju Jangkauan yang Kian Kuat di Pasar Lokal
Belum Padam Total, Kebakaran di Pisangan Ciputat Memasuki Hari Ke-3
Diberitakan sebelumnya, kekeringan di Kota Tangsel kini semakin meluas yang tercatat terjadi di tiga titik.
Berdasarkan catatan BPBD Tangsel, tiga titik kekeringan diantaranya terjadi di RT 01 dan RT 02 RW 01, serta RT 04 RW 02, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu.
Akibat kekeringan itu total ada 55 Kepala Keluarga (KK) yang kini kesulitan air bersih.










