HARIANBANTEN.COM -Gubernur Banten Andra Soni menyambangi kediaman Donal Husni, salah satu dari lima jurnalis yang hingga kini belum ditemukan setelah kapal Aruphadatu 1 hilang di perairan Selat Sunda.
Andra Soni datang ke rumah Donal di Perumahan Ciater Permai, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (25/9/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menemui dan memberikan dukungan kepada keluarga Donal yang masih menanti kabar mengenai keberadaan korban.
Dalam pertemuan tersebut, Andra menyampaikan bahwa meski operasi pencarian dan pertolongan (SAR) telah resmi dihentikan, upaya untuk mendapatkan informasi mengenai keberadaan lima jurnalis tersebut masih terus dilakukan.
Baca Juga:
14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis
Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi
Tiang Beton di Jalan Serpong Roboh, Diduga Gegara Kabel Ketarik Truk
Salah satunya dengan memperluas komunikasi kepada kapal-kapal yang melintas di jalur perairan yang diduga dilalui kapal Aruphadatu 1.
Menurut Andra, penyebaran informasi atau *broadcast* mengenai hilangnya kapal tersebut akan diperluas hingga kapal-kapal yang berada di perairan Bengkulu.
Baca Juga:
Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang
“Namun proses yang dapat dilaksanakan, broadcast, kemudian komunikasi-komunikasi kepada kapal-kapal yang melalui jalur itu, akan sekarang diperluas sampai dengan ke Bengkulu. Nah, itu terus ditindaklanjuti,” kata Andra Soni.
Andra menjelaskan, berdasarkan ketentuan Undang-Undang SAR, operasi pencarian berlangsung selama tujuh hari.
Namun, atas permintaan keluarga, operasi tersebut kemudian diperpanjang selama tiga hari. Dengan demikian, total operasi pencarian berlangsung selama 10 hari.
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
Selama 10 hari pencarian, tim gabungan belum menemukan lima jurnalis yang berada di kapal tersebut.
Operasi SAR kemudian secara resmi dihentikan setelah masa perpanjangan berakhir.
Meski demikian, Andra menegaskan penghentian operasi SAR tidak berarti seluruh upaya pencarian informasi mengenai keberadaan para korban berhenti.
Setiap informasi baru yang berkaitan dengan hilangnya kapal Aruphadatu 1 tetap akan ditindaklanjuti.
“Jadi operasinya memang sudah dihentikan, tapi terkait dengan tindak lanjut setiap informasi itu dilakukan. Makanya ini salah satunya informasi yang kita dapat kita tindaklanjuti,” ujarnya.
### Jenazah ABK Jadi Petunjuk Baru
Sebelumnya, penemuan jenazah salah seorang anak buah kapal (ABK) yang mengangkut lima jurnalis tersebut menjadi petunjuk baru bagi keluarga korban.
Istri Donal Husni, Aning, mengatakan penemuan jenazah ABK menjadi bukti otentik pertama setelah proses pencarian dilakukan selama 10 hari.
Menurutnya, temuan tersebut memberikan harapan baru sekaligus menjadi petunjuk untuk kembali mencari lima jurnalis yang hingga kini belum ditemukan.
“Semoga bisa kembali dibuka pencarian, sehingga bisa diketemukan teman-teman jurnalis, mengingat sampai saat ini belum satu pun teman-teman jurnalis yang ditemukan,” kata Aning, Kamis (24/9/2026).
Aning juga berharap kondisi Gunung Anak Krakatau yang disebut telah turun dari Level III menjadi Level II dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk membuka kembali proses pencarian secara intensif.
“Jadi besar harapan saya, saya mohon agar pihak Basarnas, pihak berwenang, jajaran terkait, mohon untuk dibuka, dilakukan lagi pencarian secara intensif,” pungkasnya.














