Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah

- Pewarta

Senin, 28 September 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Sejumlah pelanggaran lalu lintas ditemukan dalam pelaksanaan hari pertama ujicoba u-turn atau putaran balik di jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (28/9).

 

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Tangsel, Martha Lena mengatakan, pelanggaran lalu lintas yang ditemukan yaitu melawan arus.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Masih terdapat kendaraan roda dua beberapa yang melanggar arus. Hal ini terus dilakukan persuasif oleh petugas Kepolisian dan Dishub untuk tertib dalam berlalu lintas,” kata Martha ketika dikonfirmasi, Senin, 28 September 2026.

 

Menurutnya dibutuhkan waktu untuk mengubah kebiasaan masyarakat dalam berkendara. Apalagi ini baru ujicoba hari pertama.

 

“Mengingat uji coba masih dalam tahap pembiaasaan dan adaptasi pengguna jalan untuk memahami dan terbiasa dengan pola sirkulasi lalu lintas baru,” tuturnya.

 

Ia menjelaskan, dalam ujicoba rekayasa lalu lintas tersebut, ruas jalan Raya Rawa Buntu dipasangi pembatas menggunakan traffic cone.

 

Sementara pengendara yang ingin berbelok atau memutar balik harus mengikuti u-turn atau akses putaran balik yang sudah disediaan di dua titik.

 

Martha mengungkapkan, selama ujicoba itu didapati juga adanya pengurangan titik konflik sehingga penumpukan kendaraan dapat terhindarkan.

 

“Konflik tidak semata-mata hilang, tetapi pola dan lokasinya berubah. Dalam uji coba hari ini bahwa terjadi pengurangan konflik dari semula titik konflik berjumlah 9 bahkan lebih menjadi 6 titik konflik, sehingga tidak terjadi banyak titik crossing lalu lintas,” ungkapnya.

 

Pelaksanaan uji coba rekayasa lalu lintas selama tiga hari ini nantinya akan menjadi pertimbangan pihak Dishub Tangsel untuk menentukan langkah berikutnya.

 

“Apabila hasil simulasi menunjukkan bahwa pola pengaturan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta tetap memperhatikan aksesisibilitas dan kebutuhan masyarakat, maka rencana pembangunan median dan penataan U-Turn dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan
Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno
Pengalihan PPPK ke Pusat Berpotensi Ringankan Beban APBD
340 Pesilat Cilik Ramaikan Bocil Championship IV Tangsel, Atlet Nasional Ikut Beri Motivasi
ICM Nonaktifkan Guru yang Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan ke Siswinya
DPO Kasus Judol Ditangkap di Thailand, Terlibat Operasional 3 Situs dengan Perputaran Uang Rp1 Triliun
Walikota Tangsel Minta Kasus Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diselesaikan Secara Hukum
Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional di Tangsel, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 19:30 WIB

DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan

Senin, 28 September 2026 - 14:10 WIB

Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno

Senin, 28 September 2026 - 10:31 WIB

Pengalihan PPPK ke Pusat Berpotensi Ringankan Beban APBD

Minggu, 27 September 2026 - 18:43 WIB

340 Pesilat Cilik Ramaikan Bocil Championship IV Tangsel, Atlet Nasional Ikut Beri Motivasi

Berita Terbaru

Info Banten

Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno

Senin, 28 Sep 2026 - 12:37 WIB

Info Banten

Pengalihan PPPK ke Pusat Berpotensi Ringankan Beban APBD

Senin, 28 Sep 2026 - 10:31 WIB