HARIANBANTEN.COM – Pendapatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dari pembagian deviden sebagai pemegang saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB mengalami penurunan dalam Perubahan APBD 2026.
Sebelumnya pendapatan dari deviden ditargetkan sebesar Rp701 juta, namun turun menjadi Rp631 juta atau sebesar 10,01 persen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, penurunan jumlah pembagian deviden itu merupakan hasil realisasi laba bersih pada tahun 2025.
Keputusan pembagian deviden itu pun telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank BJB.
Baca Juga:
ISPA di Tangsel Tembus 148 Ribu Kasus, Terbaru Naik Hampir 20 Persen
Jokowi Dijadwalkan ke Banten Besok, Panitia: Bukan Safari Politik!
ISPA di Banten Meledak 4.500 Kasus, PJJ Diperpanjang Gegara Abu Anak Krakatau
“Terhadap penurunan target pendapatan hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan sebesar 10,01%, merupakan penyesuaian terhadap realisasi dividen berdasarkan laba bersih yang dihasilkan di tahun buku 2025,” kata Benyamin di DPRD Tangsel, Rabu, 9 September 2026.
Benyamin menjelaskan, meski mengalami penurunan, namun jika dibandingkan pada tahun 2025, jumlah deviden tahun 2026 masih lebih besar 0,34 persen.
Baca Juga:
Pemkot Tangsel Tambah Anggaran Rp93 Miliar Untuk Pembebasan Lahan TPA Cipeucang
Terlanjur Masak, 316 Dapur MBG di Tangerang Bagikan Gratis Makanan ke Warga
“Namun jika dibandingkan dengan realisasi APBD Tahun 2025 sebesar Rp629.151.223 realisasi pendapatan hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan Tahun 2026 mengalami kenaikan sebesar 0,34% atau sebesar Rp631.291.444,” ungkapnya.
Kendati penerimaan deviden mengalami penurunan, Pemkot Tangsel justru membuka peluang untuk menambah penyertaan modal pemegang saham di Bank BJB.
Meski demikian ia tak menjelaskan apa alasan penambahan modal tersebut dan berapa besar penambahannya.
Baca Juga:
Aplikasi AI Guanlan: Akurasi Lebih Tinggi, Biaya Lebih Hemat, Interaksi Lebih Cerdas
JADWAL “BIGBANG 2026-2027 WORLD TOUR ” di Hong Kong Resmi Diumumkan
“Saya berharap ada penambahan saham BJB,” pungkas Benyamin.
Dilansir dari laman resmi Bank BJB, Kota Tangsel tercatat memiliki 7.380.073 lembar saham, dari setoran modal sebesar Rp9.999.998.915 dengan total kepemilikan saham secara persentase sebesar 0,07 persen.










