Deviden Bank BJB Turun, Pemkot Tangsel Malah Mau Tambah Saham

- Pewarta

Rabu, 9 September 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Pendapatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dari pembagian deviden sebagai pemegang saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB mengalami penurunan dalam Perubahan APBD 2026.

 

Sebelumnya pendapatan dari deviden ditargetkan sebesar Rp701 juta, namun turun menjadi Rp631 juta atau sebesar 10,01 persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, penurunan jumlah pembagian deviden itu merupakan hasil realisasi laba bersih pada tahun 2025.

 

Keputusan pembagian deviden itu pun telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank BJB.

 

“Terhadap penurunan target pendapatan hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan sebesar 10,01%, merupakan penyesuaian terhadap realisasi dividen berdasarkan laba bersih yang dihasilkan di tahun buku 2025,” kata Benyamin di DPRD Tangsel, Rabu, 9 September 2026.

 

Benyamin menjelaskan, meski mengalami penurunan, namun jika dibandingkan pada tahun 2025, jumlah deviden tahun 2026 masih lebih besar 0,34 persen.

 

“Namun jika dibandingkan dengan realisasi APBD Tahun 2025 sebesar Rp629.151.223 realisasi pendapatan hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan Tahun 2026 mengalami kenaikan sebesar 0,34% atau sebesar Rp631.291.444,” ungkapnya.

 

Kendati penerimaan deviden mengalami penurunan, Pemkot Tangsel justru membuka peluang untuk menambah penyertaan modal pemegang saham di Bank BJB.

 

Meski demikian ia tak menjelaskan apa alasan penambahan modal tersebut dan berapa besar penambahannya.

 

“Saya berharap ada penambahan saham BJB,” pungkas Benyamin.

 

Dilansir dari laman resmi Bank BJB, Kota Tangsel tercatat memiliki 7.380.073 lembar saham, dari setoran modal sebesar Rp9.999.998.915 dengan total kepemilikan saham secara persentase sebesar 0,07 persen.

Berita Terkait

ISPA di Tangsel Tembus 148 Ribu Kasus, Terbaru Naik Hampir 20 Persen
Jokowi Dijadwalkan ke Banten Besok, Panitia: Bukan Safari Politik!
ISPA di Banten Meledak 4.500 Kasus, PJJ Diperpanjang Gegara Abu Anak Krakatau
Pemkot Tangsel Tambah Anggaran Rp93 Miliar Untuk Pembebasan Lahan TPA Cipeucang
Terlanjur Masak, 316 Dapur MBG di Tangerang Bagikan Gratis Makanan ke Warga
Terekam CCTV, Maling Gasak Motor di Ciputat Dalam Hitungan Detik
Antisipasi Abu Vulkanik Kembali Menyebar, 3 Ruas Jalan Protokol di Tangsel Disemprot Air
Pembelajaran Jarak Jauh di Tangsel Perpanjang 2 Hari

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

ISPA di Tangsel Tembus 148 Ribu Kasus, Terbaru Naik Hampir 20 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 16:49 WIB

Deviden Bank BJB Turun, Pemkot Tangsel Malah Mau Tambah Saham

Rabu, 9 September 2026 - 16:46 WIB

Jokowi Dijadwalkan ke Banten Besok, Panitia: Bukan Safari Politik!

Rabu, 9 September 2026 - 16:43 WIB

ISPA di Banten Meledak 4.500 Kasus, PJJ Diperpanjang Gegara Abu Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 12:28 WIB

Terlanjur Masak, 316 Dapur MBG di Tangerang Bagikan Gratis Makanan ke Warga

Berita Terbaru

Info Banten

Deviden Bank BJB Turun, Pemkot Tangsel Malah Mau Tambah Saham

Rabu, 9 Sep 2026 - 16:49 WIB