Pembelajaran Jarak Jauh di Tangsel Perpanjang 2 Hari

- Pewarta

Selasa, 8 September 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi diperpanjang selama dua hari. Langkah itu diambil untuk menghindari potensi dampak kesehatan para siswa dari abu vulkanik erupsi gunung anak krakatau.

 

Dengan demikian para siswa di Kota Tangsel akan melaksanakan PJJ hingga Rabu (9/9).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Langkah itu diambil setelah Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, bersama sejumlah kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelar rapat evakuasi di Rumah Dinas Walikota, Senin (7/9).

 

“Keputusannya adalah yang pertama bahwa pembelajaran jarak jauh untuk tingkat SMP, SD dan di bawahnya TK itu akan kita perpanjang untuk dua hari ke depan,” kata Benyamin.

 

Ia mengungkapkan, meskipun perkembangan terbaru bahwa sebaran abu vulkanik mengarah ke barat dan barat daya. Namun sebagai langkah antisipasi tetap harus diambil.

 

“Tetapi kita ingin mengantisipasi abu vulkanik yang masih ada di lingkungan Tangerang Selatan. Seperti di genting, di pohon, di jalan terutama, ini masih ada, tentu ini pembelajaran jarak jauh tadi kita putuskan untuk diberlakukan sampai dua hari ke depan,” ungkapnya.

 

Untuk membersihkan abu vulkanik secara menyeluruh, Pemkot Tangsel sendiri akan melakukan penyemprotan di sejumlah ruas jalan.

 

Penyemprotan itu melibatkan berbagai unsur, mulai dari Damkar, BPBD, Dishub, Kepolisian, hingga TNI.

 

“Kemudian yang berikutnya diputuskan bahwa malam ini jam 12.00 WIB sampai seselesainya itu akan dilakukan penyiraman jalan-jalan,” tuturnya.

 

Sebagai langkah antisipasi bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan. Pemkot Tangsel akan membagikan masker secara gratis. Proses pembagian akan dilakukan di berbagai titik strategis untuk menjangkau masyarakat luas.

 

“Yang berikutnya besok akan dibagikan masker oleh PMI Tangerang Selatan, itu kurang lebih 8.000 masker, besok akan dibagikan di beberapa titik-titik kemudian dari Dinas Kesehatan juga menyiapkan masker di Puskesmas-Puskesmas kita, yang nanti akan bisa dimintakan oleh masyarakat secara gratis,” pungkasnya.

Berita Terkait

Antisipasi Abu Vulkanik Kembali Menyebar, 3 Ruas Jalan Protokol di Tangsel Disemprot Air
Dua Klenteng di Tangerang Berseteru soal Tanah, Boen Tek Bio Menang di PTUN
Guru di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum P3K Dindikbud: Area Tubuh Sensitif Difoto Lalu Disebar
Abu Vulkanik Masih Selimuti Tangsel, Pemkot Buka Peluang Perpanjang PJJ
Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sekolah Tangsel PJJ Sehari
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Dindikbud Kota Serang Alihkan KBM ke Online Mulai Besok
Abu Vulkanik Bisa Sebabkan Gangguan Perpanasan, Dinkes Tangsel Imbau Warga Pakai Masker
55 WN Tiongkok Diduga Jadi Kuli di Proyek Smartfren Serpong, Diamankan Imigrasi

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 07:55 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik Kembali Menyebar, 3 Ruas Jalan Protokol di Tangsel Disemprot Air

Selasa, 8 September 2026 - 07:52 WIB

Pembelajaran Jarak Jauh di Tangsel Perpanjang 2 Hari

Senin, 7 September 2026 - 16:09 WIB

Dua Klenteng di Tangerang Berseteru soal Tanah, Boen Tek Bio Menang di PTUN

Senin, 7 September 2026 - 14:22 WIB

Abu Vulkanik Masih Selimuti Tangsel, Pemkot Buka Peluang Perpanjang PJJ

Senin, 7 September 2026 - 07:51 WIB

Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sekolah Tangsel PJJ Sehari

Berita Terbaru

Info Banten

Pembelajaran Jarak Jauh di Tangsel Perpanjang 2 Hari

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:52 WIB