Gelapkan Uang Majikan Rp25 Juta, Sopir di Serpong Ditangkap Polisi

- Pewarta

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Seorang sopir di wilayah Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial ES ditangkap Polisi setelah diduga menggelapkan uang majikannya sebesar Rp25 juta.

 

Kapolsek Serpong, Kompol Suhardono mengatakan, kasus tersebut bermula dari laporan korban pada Rabu (15/7). Saat itu, korban melaporkan uangnya diduga digelapkan oleh sopir pribadinya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

ES diketahui telah bekerja selama enam bulan dan beberapa kali dipercaya melakukan transaksi keuangan menggunakan ATM milik korban.

 

Korban juga menyerahkan kartu ATM beserta PIN kepada pelaku untuk mentransfer uang kepada sejumlah rekan kerja.

 

“Sudah beberapa kali mentransfer uang ke rekan kerja korban. Korban menyerahkan ATM serta PIN-nya dan meminta pelaku untuk transfer ke beberapa rekan korban,” kata Suhardono, Sabtu (25/7/2026).

 

Namun, pelaku yang mengetahui akses ATM dan PIN tersebut memanfaatkan kesempatan itu untuk mentransfer uang ke rekening pribadinya.

 

Setelah memindahkan uang sebesar Rp25 juta, pelaku kemudian menghilang dan tidak dapat dihubungi.

 

“Pelaku justru mentransfer uang tersebut ke rekening pribadinya. Setelah dikonfirmasi, pelaku tidak bisa dihubungi atau tidak diketahui keberadaannya,” ungkapnya.

 

Mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Serpong melakukan pendalaman. Setelah serangkaian penyelidikan dan penelusuran, pelaku akhirnya berhasil diamankan di sebuah rumah di wilayah Cianjur.

 

Sementara korban, Rizky Situngkir mengatakan, laporan dibuat pada hari yang sama setelah dirinya mengetahui adanya dugaan penggelapan uang oleh sopir pribadinya.

 

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polsek Serpong, khususnya Unit Reskrim Tim 2, yang begitu perhatian, tanggap menerima keluhan saya, bahkan bekerja dengan sangat cepat sehingga berhasil menangkap oknum yang bersalah dan menyelesaikan permasalahan dengan baik dan benar,” kata Rizky.

 

Setelah pelaku diamankan, penyidik memfasilitasi penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice. Kesepakatan tersebut dicapai dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk sebagian dana yang berhasil diblokir oleh pihak perbankan.

Berita Terkait

Kronologi Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka, Kasus Berawal Dari Teguran Bakar Sampah
Berawal Dari Menegur Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka
Rayakan HUT Ke-25, Demokrat Tangsel Gelar Aksi Bersih-bersih Situ Gintung
Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa
Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional
Pemkot Tangsel Matangkan Persiapan Porprov 2026, 20 Venue Masih Lobi Harga
KPU Tangsel Evaluasi Partisipasi Pilkada, Ungkap Alasan Warga Tak Datang ke TPS
Wanita 21 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakan Tangerang, Ada Luka Pada Bagian Leher

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Kronologi Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka, Kasus Berawal Dari Teguran Bakar Sampah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Berawal Dari Menegur Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Rayakan HUT Ke-25, Demokrat Tangsel Gelar Aksi Bersih-bersih Situ Gintung

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional

Berita Terbaru