Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, 791 Warga Tangsel Ajukan Perubahan Desil

- Pewarta

Selasa, 15 September 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Sebanyak 791 warga Tangerang Selatan (Tangsel) mengajukan perubahan Desil pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sepanjang Januari hingga September 2026.

 

Untuk diketahui, Desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang terbagi menjadi 10 kategori. Desil 1 menunjukkan kelompok masyarakat sangat miskin, sedangkan Desil 10 merupakan kelompok masyarakat sangat kaya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangsel, Heli Slamet mengatakan, ratusan warga tersebut mengajukan perubahan karena merasa kategori Desil yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi ekonomi mereka.

 

“Pembaharuan Desil dari Januari 2026 sampai saat ini sebanyak 791 warga,” kata Heli ketika dikonfirmasi, Selasa, 15 September 2026.

 

Menurut Heli, warga dapat mengajukan perubahan apabila terdapat ketidaksesuaian antara kondisi ekonomi dengan Desil yang tercatat dalam DTSEN.

 

“Jadi bagi mereka yang merasa Desilnya itu misalnya dia sebenarnya Desil 7, tetapi realitanya Desil 2. Nah ini harus melakukan registrasi ulang, pendaftaran ulang. Harus dilakukan usulan perubahan Desil,” tuturnya.

 

Pengajuan perubahan Desil dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos atau dengan mendatangi kantor kelurahan sesuai domisili.

 

“Perubahan Desil itu ada mekanismenya, yang pertama bisa mandiri pakai aplikasi Cek Bansos itu bisa. Lalu yang kedua itu di kelurahan,” jelasnya.

 

Heli menjelaskan, data yang diajukan warga selanjutnya dikumpulkan oleh Pemkot Tangsel dan dilaporkan secara berkala kepada Kementerian Sosial (Kemensos).

 

Data tersebut kemudian diteruskan Kemensos kepada Badan Pusat Statistik (BPS) untuk proses pemutakhiran Desil.

 

“Nanti dari seluruh Tangsel itu nanti dikumpulkan, nanti ke setiap bulan kami laporkan ke Kemensos. Dari Kemensos nanti seluruh Indonesia itu di kirim lagi ke BPS. Jadi pendesilan itu adanya di Biro Pusat Statistik,” ungkapnya.

 

Adapun proses perubahan Desil tersebut membutuhkan waktu sekitar tiga bulan hingga data diperbarui.

Berita Terkait

Jejak Nuklir Indonesia dari Pertanian hingga Kesehatan, Kini Menuju Era PLTN
Pelaku Begal Sopir Taksi Online Pamulang Ditangkap Tim Jatanras Polda Metro Jaya
Berlumuran Darah Akibat Ditusuk, Begini Kronologi Sopir Taksi Dibegal di Pamulang
Driver Taksi Online Dibegal di Pamulang: Kepala Ditusuk, Mobil Dibawa Kabur
Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat
Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkot Tangsel Kebut Proyek Turap di 3 Lokasi Banjir
Janda Beranak Lima di Tangsel Tinggal di Bawah Pohon, Rano Alfath Beri Bantuan dan Fasilitasi Kontrakan Setahun
DPRD Tangsel Minta ASN yang Terbukti Terlibat Judol Disanksi Tegas

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Jejak Nuklir Indonesia dari Pertanian hingga Kesehatan, Kini Menuju Era PLTN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Pelaku Begal Sopir Taksi Online Pamulang Ditangkap Tim Jatanras Polda Metro Jaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Berlumuran Darah Akibat Ditusuk, Begini Kronologi Sopir Taksi Dibegal di Pamulang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Driver Taksi Online Dibegal di Pamulang: Kepala Ditusuk, Mobil Dibawa Kabur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat

Berita Terbaru

Pers Rilis

Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC

Sabtu, 10 Okt 2026 - 04:00 WIB