Ini Makna Makna Makan Malam antara Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto Menurut Sekjen Partai Gerindra

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 8 Januari 2024 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi Bertemu dengan Prabowo Subianto di Rumah Makan. (Facebook.com/@Prabowo Subianto)

Presiden Jokowi Bertemu dengan Prabowo Subianto di Rumah Makan. (Facebook.com/@Prabowo Subianto)

HARIANBANTEN.COM – Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani pertemuan Presiden Jokowi dan Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto kemarin (5/1/2024) di sebuah restoran di Jakarta.

Menurut Muzani, pertemuan itu bukan hanya sebatas dukungan Presiden Jokowi kepada Prabowo, tapi harapan untuk melanjutkan apa yang sudah dibangun sepuluh tahun terakhir ini.

“Semalam Pak Prabowo makan malam dengan Pak Jokowi. Kalau kemudian Pak Jokowi makan bareng dengan Pak Prabowo lantas itu ditafsirkan sebagai dukungan sah sah saja.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tapi lebih dari itu, Pak Jokowi berharap kepemimpinannya bisa dilanjutkan oleh Pak Prabowo.”

“Bahwa presiden Jokowi ingin Pak Prabowo melanjutkan apa yang sudah dibangun oleh beliau selama 10 tahun ini,” kata Muzani dalam pidatonya.

Baca artikel lainnya di sini : Prabowo Subianto Minta Anies Jangan Sesatkan Rakyat karena Ambisi Saat Tepis Serangan Personal

“Kenapa kemudian ini dianggap sebagai dukungan dari Pak Jokowi kepada Pak Prabowo?”.

“Karena program-program Pak Prabowo adalah program-program yang menyelamatkan rakyat kecil, memperkuat pengentasan kemiskinan, dan menolong orang-orang miskin.”

“Jadi dukungan dan support dari Pak Jokowi itu mantep, madep, karep untuk Pak Prabowo,” imbuhnya.

Lihat juga konten video, di sini: Tepis Serangan Personal dari Anies, Prabowo Subianto: Jangan Sesatkan Rakyat karena Ambisi

Muzani menjelaskan, Presiden Jokowi adalah pemimpin yang tingkat kepuasan publik yang tinggi.

Dan itu menegaskan bahwa apa yang sudah dikerjakan Presiden Jokowi selama ini mendapat respons dan dukungan yang positif dari rakyat.

Muzani mengatakan, itu terbukti dari berbagai lembaga survei yang menempatkan tingkat kepuasan rakyat kepada Presiden Jokowi lebih dari 80 persen.

Ahmad Muzani menyampaikan hal itu saat menghadiri konsolidasi kader Gerindra daerah pemilihan (Dapil) Banten I, meliputi Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, di Banten, Sabtu (6/1/2024).

“Apa artinya? Bahwa rakyat Indonesia, kita semua orang Pandeglang, orang Lebak, orang Banten dan seluruh rakyat Indonesia berharap Pak Prabowo bisa melanjutkan apa yang sudah dikerjakan Pak Jokowi.”

“Ini menunjukkan bahwa di belakang Pak Prabowo sebagian besar adalah rakyat Indonesia.”

“Kita berjuang tidak sendirian, di belakang Prabowo-Gibran ada orang-orang lemah, orang-orang terpinggirkan.”

“Dan itu yang orang-orang yang akan dibantu oleh kekuasaan bila Pak Prabowo diberi amanah jadi presiden,” ujar Muzani.

Muzani menjelaskan, beberapa program yang pasti akan dilanjutkan adalah BLT, PKH, Dana Desa, Dana BOS, dan BPJS.

Sementara program unggulan yang bermanfaat untuk rakyat akan direalisasikan seperti makan siang dan susu gratis, dana abadi pesantren, dan pupuk subsidi untuk petani.

“Kenapa kemudian program makan siang dan susu gratis menjadi penting? Pak Prabowo ingin dalam Indonesia Emas 2045.”

“Anak-anak generasi penerus kita harus top dan IQ nya harus lebih tinggi karena rata-rata IQ orang Indonesia saat ini di bawah 100.”

“Untuk itu maka asupan gizi harus jelas dan susu harus rutin. Memang besar biaya untuk makan siang dan susu gratis.”

“Karena akan dinikmati oleh puluhan juta anak, tapi ini demi menciptakan generasi dengan IQ yang cerdas, SDM yang unggul,” jelas Wakil Ketua TKN itu.

Muzani menjelaskan, program makan siang dan susu gratis akan menggairahkan ekonomi nasional.

Misalnya, saat ini produksi susu sapi nasional masih rendah, karena kebutuhan susu 75 persen dipenuhi dari luar negeri.

Dia mengatakan, ketika program ini berjalan maka rakyat akan berlomba-lomba menternak sapi perah.

“Karena susunya akan dibeli negara untuk diberkkan kepada pondok-pondok pesantren dan sekolah-sekolah termasuk daging sapi.”

“Nanti kita akan saksikan pedagang sayur akan sumringah senyum karena kebutuhan sayur akan meningkat dikonsumsi anak-anak kita setiap hari.”

“Begitu juga telur dan ikan yang akan dimakan anak-anak kita setiap hari.”

“Ini yang akan menggairahkan ekonomi rakyat Indonesia karena menggeliatkan pasar-pasar, UMKM untuk program makan siang gratis.”

“Itu sebabnya dalam setiap survei Prabowo-Gibran selalu unggul menang karena program-programnya yang pro rakyat kecil,” tutup Muzani.***

Berita Terkait

Sebabkan 2 Orang Meninggal, Gudang Meledak di Pasar Cimanggis Tak Memiliki Izin
Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan
Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan
Muntaber di Lagoon Serpong Meluas, 161 Warga Jadi Korban, Pemkot Suplai Air Bersih
146 Warga Muntaber, Warga Lagoon Serpong Ancam Gugat Pengelola Air hingga Pemda!
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Ciputat : 2 Meninggal Dunia, 11 Luka
Dinkes Tangsel: 145 Warga Serpong Lagoon Terserang Diare, 11 Dirawat di RS, Diduga Terkait Air Tercemar
SPJ Tahap 1 Lengkap, Hibah Tahap 2 untuk Porprov Rp12 Miliar Segera Cair

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Sebabkan 2 Orang Meninggal, Gudang Meledak di Pasar Cimanggis Tak Memiliki Izin

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Muntaber di Lagoon Serpong Meluas, 161 Warga Jadi Korban, Pemkot Suplai Air Bersih

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:32 WIB

146 Warga Muntaber, Warga Lagoon Serpong Ancam Gugat Pengelola Air hingga Pemda!

Berita Terbaru

Info Banten

2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:35 WIB

Pers Rilis

“The Empowerers | Laos on the Move”

Kamis, 22 Okt 2026 - 02:00 WIB