Jurnalis Hilang Saat Liput Anak Krakatau, Hari Ketiga Pencarian Diperluas

- Pewarta

Kamis, 10 September 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Lima jurnalis bersama tiga awak kapal hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten.

 

Rombongan berangkat menggunakan speedboat Arupadhatu 1 dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas erupsi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sekitar pukul 14.42 WIB, salah seorang jurnalis masih sempat membagikan lokasi kepada rekannya di Lampung. Namun, sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan terputus. Hingga kini, keberadaan delapan orang tersebut belum diketahui.

 

Tim SAR kemudian melakukan pencarian sejak Selasa (8/9). Pencarian hari pertama dan kedua belum membuahkan hasil.

 

Memasuki hari ketiga, Kamis (10/9), pencarian diperluas ke sisi utara Gunung Anak Krakatau. Sebelumnya, sektor selatan telah disisir hingga radius sekitar 20 nautical mile.

 

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan perluasan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi laut.

 

“Untuk besok, mungkin kita akan memperluas ke sisi utara sesuai dengan perhitungan arus dan pergeseran ombaknya, angin seperti itu,” kata Al Amrad.

 

Sementara itu, Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso memastikan seluruh kekuatan dikerahkan untuk menemukan rombongan tersebut.

 

“Basarnas beserta unsur di lapangan akan mengoptimalkan seluruh kekuatan yang ada. Mohon doanya semoga proses pencarian korban dapat berjalan dengan lancar, aman, dan selamat serta seluruh korban dapat ditemukan.”

 

Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri dari lima jurnalis, dua awak kapal dan seorang pemandu.

Berita Terkait

Organisasi Pers di Tangsel Gelar Doa Untuk 5 Jurnalis yang Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau
35 Napi High Risk dari Lapas Banten Dipindah ke Nusakambangan
Eks Rektor UIN Jakarta Dipanggil Kejati Banten, Mahasiswa Geruduk Rektorat
APBD 2027 Tangsel Diproyeksikan Rp4,9 Triliun
Reaktor Riset Nuklir Serpong Krisis, Stok Bahan Bakar Habis
Cegah Keracunan MBG, Dapur Baru di Tangsel Tak Akan Dapat Izin Tanpa Sertifikat Higienis
Kasus Dugaan Pelecehan Guru dan P3K Dindikbud Tangsel Berakhir Damai
Siswa di Tangsel Mulai Belajar Tatap Muka, Aktivitas Luar Ruangan Tidak Diperbolehkan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 14:49 WIB

Organisasi Pers di Tangsel Gelar Doa Untuk 5 Jurnalis yang Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 12:26 WIB

35 Napi High Risk dari Lapas Banten Dipindah ke Nusakambangan

Kamis, 10 September 2026 - 22:01 WIB

Eks Rektor UIN Jakarta Dipanggil Kejati Banten, Mahasiswa Geruduk Rektorat

Kamis, 10 September 2026 - 19:10 WIB

APBD 2027 Tangsel Diproyeksikan Rp4,9 Triliun

Kamis, 10 September 2026 - 18:54 WIB

Reaktor Riset Nuklir Serpong Krisis, Stok Bahan Bakar Habis

Berita Terbaru

Info Banten

35 Napi High Risk dari Lapas Banten Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:26 WIB

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB