Kecam Trans7, Ketua PKB Tangsel: Jangan Permainkan Marwah Pesantren!

- Pewarta

Selasa, 14 Oktober 2025 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tangerang Selatan, Muthmainnah, mengecam keras tayangan salah satu program di Trans7 yang diduga melecehkan kehidupan pesantren dan kiai. Ia menilai, tayangan tersebut telah mencederai perasaan seluruh santri di Indonesia dan melemahkan citra pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang menjadi benteng moral bangsa.

“Tayangan itu bukan sekadar tidak sopan, tapi mencederai seluruh santri dan keluarga besar pesantren. Pesantren adalah tempat lahirnya akhlak, ilmu, dan nilai-nilai kebangsaan. Saat disudutkan dengan narasi yang keliru, itu sama saja mempermainkan marwah lembaga keagamaan,” tegas Muthmainnah dalam keterangannya, Rabu (15/10).

Menurutnya, media massa harusnya menjadi sumber edukasi publik, bukan malah menyebarkan stigma negatif terhadap lembaga yang selama ini berjasa mencetak generasi berkarakter. Ia menuntut agar Trans7 segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat, khususnya kalangan pesantren.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menuntut Trans7 meminta maaf secara resmi dan terbuka. Permintaan maaf itu harus disiarkan di layar televisi mereka sendiri, bukan hanya lewat unggahan media sosial. Ini soal tanggung jawab moral dan penghormatan kepada umat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Muthmainnah mendukung langkah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menindak tegas pelanggaran etika penyiaran yang menimbulkan keresahan publik. Ia juga mengajak seluruh santri, alumni pesantren, serta ormas Islam untuk bersatu menjaga kehormatan pesantren dari upaya framing negatif.

“Kami dari PKB Tangsel akan terus mengawal persoalan ini. Kritik boleh, tapi jangan sampai melecehkan simbol-simbol keagamaan. Kami tidak akan diam jika pesantren dihina,” tegasnya.

Muthmainnah menegaskan, PKB sebagai partai yang lahir dari rahim pesantren memiliki tanggung jawab moral untuk membela marwah kiai dan santri di seluruh Indonesia. Ia memastikan bahwa DPC PKB Tangsel siap mendukung langkah hukum maupun advokasi yang ditempuh oleh kalangan pesantren.

“PKB tidak akan pernah tinggal diam jika pesantren dilecehkan. Kami berdiri di barisan para kiai, santri, dan pejuang pendidikan Islam,” pungkasnya.

Berita Terkait

Avtur Naik 80%! DPR Warning Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Bernasib Seperti Vietnam
Bos Judi Online Tangerang Ditangkap! Omzet Tembus Rp300 Juta per Bulan
Rumah Pejabat Jabar Digeledah KPK! Nama Ono Surono Terseret Kasus Suap Bekasi
Karni Ilyas Diperiksa! Kasus Ijazah Jokowi Masuk Babak Baru
IPSI Tangsel–Dinas Pendidikan Sepakati Pengembangan Pencak Silat di Sekolah
Dikritik Mahasiswa, Andra Soni: Kami Tidak Anti Kritik
Panen Menurun, Harga Timun Suri di Pandeglang Ikut Naik Saat Ramadan
400 Aset Tanah Cilegon Masih Tanpa Legalitas

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:25 WIB

Avtur Naik 80%! DPR Warning Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Bernasib Seperti Vietnam

Jumat, 3 April 2026 - 11:25 WIB

Bos Judi Online Tangerang Ditangkap! Omzet Tembus Rp300 Juta per Bulan

Kamis, 2 April 2026 - 11:14 WIB

Rumah Pejabat Jabar Digeledah KPK! Nama Ono Surono Terseret Kasus Suap Bekasi

Kamis, 2 April 2026 - 11:11 WIB

Karni Ilyas Diperiksa! Kasus Ijazah Jokowi Masuk Babak Baru

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:16 WIB

IPSI Tangsel–Dinas Pendidikan Sepakati Pengembangan Pencak Silat di Sekolah

Berita Terbaru

Entertainment

Viral “Furab” Usai Marapthon, Fuji: “Jangan Nge-Tag Aku!”

Jumat, 3 Apr 2026 - 11:25 WIB