Rumah Pejabat Jabar Digeledah KPK! Nama Ono Surono Terseret Kasus Suap Bekasi

- Pewarta

Kamis, 2 April 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Langkah KPK kembali menyita perhatian publik setelah tim penyidik menggeledah rumah seorang pejabat penting di Jawa Barat. Ada apa di balik penggeledahan ini?

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kediaman Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, pada Rabu, 1 April 2026, di Kota Bandung. Penggeledahan ini dilakukan sebagai bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Proses tersebut berlangsung sejak siang hingga sore hari.

“Penyidik melakukan penggeledahan di rumah saudara ONS yang berlokasi di Kota Bandung, Jawa Barat. Hingga saat ini kegiatan masih berjalan, dan perkembangannya akan kami sampaikan,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan di Jakarta.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini sendiri berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kabupaten Bekasi pada 18 Desember 2025. Dalam operasi tersebut, sebanyak 10 orang diamankan, dan sehari setelahnya delapan orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif, termasuk Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang.

KPK turut mengamankan uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan praktik suap proyek di wilayah Kabupaten Bekasi. Pada 20 Desember 2025, lembaga antirasuah itu menetapkan tiga tersangka, yakni Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang sebagai penerima suap, serta Sarjan sebagai pihak pemberi suap.

Hingga kini, KPK masih terus menelusuri aliran dana dan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini. Penggeledahan di Bandung menjadi sinyal bahwa penyidikan belum berhenti dan potensi fakta baru masih bisa terungkap.

Berita Terkait

Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS
Penlok Rampung, Lahan Seluas 31.052 Meter untuk PSEL di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan
Sebabkan 2 Orang Meninggal, Gudang Meledak di Pasar Cimanggis Tak Memiliki Izin
Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan
Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan
Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Muntaber di Lagoon Serpong Meluas, 161 Warga Jadi Korban, Pemkot Suplai Air Bersih
146 Warga Muntaber, Warga Lagoon Serpong Ancam Gugat Pengelola Air hingga Pemda!

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Penlok Rampung, Lahan Seluas 31.052 Meter untuk PSEL di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Sebabkan 2 Orang Meninggal, Gudang Meledak di Pasar Cimanggis Tak Memiliki Izin

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan

Berita Terbaru