Ngeri! Pria Ditemukan Tewas Leher Hampir Putus di Bintaro, Diduga Digorok!

- Pewarta

Rabu, 16 Juli 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Melakuka Olah TKP Penemujan Mayat Pria di Bintaro

Polisi Melakuka Olah TKP Penemujan Mayat Pria di Bintaro

Harian Banten — Warga digemparkan oleh penemuan sesosok mayat pria dengan kondisi mengenaskan di lahan kosong Bintaro Office Park, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Selasa (15/7) sore. Korban ditemukan dalam keadaan tewas dengan leher nyaris putus, diduga akibat digorok.

Mayat pria tanpa identitas tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh seorang warga yang tengah memotong rumput di area kejadian. Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja hitam lengan panjang dan celana panjang berwarna krem. Lehernya tampak berlumuran darah, memicu warga sekitar berduyun-duyun mendatangi lokasi.

“Awalnya yang menemukan orang lagi potong rumput, warga sekitar. Kejadiannya sekitar jam 16.00 WIB,” kata Zamroni (35), seorang petugas satuan pengamanan di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penemuan mayat itu segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Tak berselang lama, aparat Polsek Pondok Aren tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kepala Seksi Humas Polres Tangerang Selatan, AKP Agil Syahril, membenarkan penemuan jasad tersebut. Ia mengatakan, Kapolres Tangsel AKBP Victor D.H. Inkiriwang langsung menginstruksikan pembentukan tim khusus untuk menangani kasus ini.

“Benar telah ditemukan mayat di areal tanah kosong yang masuk wilayah Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren pada Selasa, 15 Juli 2025, pukul 16.30 WIB,” ujar Agil dalam keterangannya.

Menurut Agil, tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tangsel bersama Unit Reskrim Polsek Pondok Aren diterjunkan untuk melakukan olah TKP secara menyeluruh. Proses penyelidikan meliputi pengumpulan barang bukti, dokumentasi visual, hingga identifikasi awal terhadap jenazah.

Selain itu, petugas juga memeriksa sejumlah saksi, termasuk warga yang pertama kali menemukan korban, guna menggali informasi yang dapat mengarah pada penyebab kematian dan dugaan adanya unsur tindak pidana.

“Kami akan menyelidiki kasus ini secara menyeluruh dan transparan. Siapa pun yang terlibat akan kami kejar sesuai hukum yang berlaku,” tegas Agil.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan, dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwenang.

“Pihak kepolisian akan terus memberikan pembaruan informasi kepada publik secara berkala. Kami minta masyarakat bersabar dan tetap tenang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ribuan Kursi SMP Negeri Masih Kosong! SPMB Tahap III Tangsel Resmi Dibuka
Resmi! GP Ansor Gugat SK Perpanjangan Sekda Tangsel ke PTUN, Legalitasnya Kini Diuji
Empat Flyover Perlintasan Sebidang di Banten Diusulkan Ahmad Fauzi, Prioritaskan Serpong, Jombang, Pondok Ranji, dan Pasar Rangkasbitung
Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta
Songsong Pemilu 2029, PKN Usulkan Transformasi Digital Demokrasi Lewat E-Voting
Rumah Reyot Warga Pisangan Dibedah, GP Ansor dan BAZNAS Tangsel Tuai Apresiasi
Survei Kepuasan Pemerintah di Atas 70 Persen Dipertanyakan
Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:16 WIB

Ribuan Kursi SMP Negeri Masih Kosong! SPMB Tahap III Tangsel Resmi Dibuka

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:54 WIB

Resmi! GP Ansor Gugat SK Perpanjangan Sekda Tangsel ke PTUN, Legalitasnya Kini Diuji

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:17 WIB

Empat Flyover Perlintasan Sebidang di Banten Diusulkan Ahmad Fauzi, Prioritaskan Serpong, Jombang, Pondok Ranji, dan Pasar Rangkasbitung

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:58 WIB

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:19 WIB

Songsong Pemilu 2029, PKN Usulkan Transformasi Digital Demokrasi Lewat E-Voting

Berita Terbaru