Pemkot Tangsel Akan Bentuk BUMD Pasar, Ditargetkan Rampung Akhir 2026

- Pewarta

Senin, 20 Juli 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) berencana akan membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pasar.

 

BUMD yang direncanakan akan berbadan hukum Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) itu nantinya akan mengelola pasar-pasar yang ada di Kota Tangsel.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Tangsel, Ucok Siagian mengatakan, rencana pembentukan BUMD itu telah mengantongi rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

 

“Kalau dari bagian Ekbang rancangan awal itu berdasarkan kajian kebutuhan daerah, kajian analisa usahanya, sampai keluarnya rekomendasi Kemendagri. (rekomendasi) Sudah terbit dari 4 Juli 2025,” kata Ucok ketika ditemui di DPRD Tangsel, Senin, 20 Juli 2026.

 

Ucok menerangkan, saat ini dasar hukum perbentukan BUMD tersebut masih digodok oleh Bagian Hukum Setda Tangsel.

 

Di samping itu, pihaknya telah berkomunikasi dengan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Tangsel agar usulan raperda BUMD itu dapat segera dirampungkan pada akhir tahun 2026 mendatang.

 

“Tinggal proses-proses peralihan segala macam. Nah itu kan pembahasan yang panjang dari bagian hukum, nah ini baru mau kita usulkan. Kalau dari bagian Ekbang, kita mah harapannya selesai ya akhir tahun,” tuturnya.

 

Ucok menjelaskan, kehadiran BUMD Pasar dinilai sangat penting. Selain karena terdapat banyak pasar tradisional, Kota Tangsel memiliki daya konsumsi yang cukup tinggi.

 

Sehingga BUMD akan memiliki peran vital dalam mengintervensi kebutuhan dasar masyarakat.

 

Kendati demikian ia belum bisa memastikan nantinya pasar mana saja yang akan dikelola oleh BUMD tersebut.

 

Penentuan itu nantinya akan melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini menaungi pasar.

 

“Karena potensi-potensi yang bisa didapat dari Perseroda Pasar ini kan sebenarnya banyak. Apalagi wilayah Tangsel, wilayah konsumen, belum lagi nanti untuk mengintervensi supply demand ya kan,” pungkasnya.

Berita Terkait

BRIN-Rosatom Kerjasama Pengembangan Nuklir Damai untuk Bidang Pangan, Kesehatan hingga Industri
Geger! Siswi Sekolah Internasional di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru
Tukin ASN Banten Dipangkas Jadi 13 Bulan, Bagaimana Nasib PPPK?
Korsleting Listrik Sebabkan Pabrik Tahu di Serpong Kebakaran
APBD Perubahan Tangsel 2026 Disepakati Rp5,25 Triliun
60 Kabupaten Kota Minati SISGITA, Inovasi Sistem Pajak Milik Tangsel
Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga
Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan, Keluarga Masih Berharap Bisa Ditemukan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:51 WIB

BRIN-Rosatom Kerjasama Pengembangan Nuklir Damai untuk Bidang Pangan, Kesehatan hingga Industri

Selasa, 22 September 2026 - 17:07 WIB

Geger! Siswi Sekolah Internasional di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru

Selasa, 22 September 2026 - 09:31 WIB

Tukin ASN Banten Dipangkas Jadi 13 Bulan, Bagaimana Nasib PPPK?

Senin, 21 September 2026 - 17:54 WIB

Korsleting Listrik Sebabkan Pabrik Tahu di Serpong Kebakaran

Senin, 21 September 2026 - 17:12 WIB

APBD Perubahan Tangsel 2026 Disepakati Rp5,25 Triliun

Berita Terbaru

Info Banten

Tukin ASN Banten Dipangkas Jadi 13 Bulan, Bagaimana Nasib PPPK?

Selasa, 22 Sep 2026 - 09:31 WIB