Biar Nggak Ada yang Ketabrak Lagi!” — Pilar Saga Pimpin Aksi Penertiban di Pasar Serpong

- Pewarta

Jumat, 17 Oktober 2025 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di kawasan Pasar Serpong pagi ini tampak berbeda. Deretan pedagang kaki lima (PKL) dan parkiran liar di sepanjang Jalan Raya Serpong mulai ditertibkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel), Kamis (16/10).

Penertiban besar-besaran ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, bersama aparat kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta perangkat kecamatan, kelurahan, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan di Kecamatan Serpong.

Langkah tegas namun humanis itu dilakukan demi menciptakan kawasan pasar yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat. Pilar menegaskan, para pedagang tidak diusir, melainkan direlokasi ke kios dalam pasar agar tetap bisa berjualan dengan lebih tertata.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pedagang kaki lima yang dari depan kita lakukan penataan, tapi dengan konsep tidak menghilangkan. Karena itu mata pencarian mereka. Kita relokasi ke dalam supaya mereka bisa berdagang di dalam,” jelas Pilar.

Menurutnya, para pedagang yang berada di dalam pasar justru mengapresiasi langkah tersebut. Sebab, dengan kondisi yang lebih rapi, pembeli akan lebih nyaman berbelanja di area dalam.

“Penertiban ini demi kenyamanan dan keselamatan semua. Kita ingin lalu lintas aman, lancar, tidak kumuh, dan tidak membahayakan pedagang serta pembeli,” ujar Pilar.

Ia juga menyinggung alasan utama penertiban dilakukan: terlalu banyak kecelakaan kecil yang terjadi di pinggir jalan akibat lapak-lapak PKL yang menjorok ke bahu jalan.

“Ada yang ketabrak motor, ada yang ketabrak mobil kalau di pinggir jalan. Jadi banyak mudaratnya. Nah, kita geser ke dalam, mereka tetap bisa berdagang mengikuti aturan dari Perseroda PITS,” tegas Pilar.

Pilar memastikan, penataan Pasar Serpong ini sudah melalui proses panjang selama tiga bulan dengan berbagai tahapan sosialisasi dan pemberitahuan resmi kepada para pedagang serta tokoh masyarakat.

“Surat pemberitahuan sudah tiga kali, dan komunikasi dengan tokoh masyarakat intens dilakukan. Jadi hari ini waktunya kita sama-sama merapihkan,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak, termasuk para pedagang dan warga sekitar, untuk sama-sama menjaga ketertiban dan kebersihan kawasan Pasar Serpong agar tetap nyaman bagi semua.

“Semuanya sudah sepakat komitmen. Kita harus jaga komitmen itu supaya kampung kita, Serpong, tetap rapi dan enak dipandang. Ayo, siapapun boleh berdagang, asal tertib,” pungkas Pilar.

Berita Terkait

APBD Perubahan 2026 Tangsel Diproyeksikan Rp5,2 Triliun, 19 OPD Dapat Tambahan Anggaran
Pemotor Tewas Terlindas Mobil Engkel di Depan Taman Kota Tangsel
Polda Metro Jaya Gerebek Produksi Uang Palsu di Tangsel, Temukan Uang Rp36 Miliar
Gegara Puntung Rokok, Rumah di Cirendeu Hangus Dilahap Api
Transum Pondok Cabe-Alam Sutera Segera Uji Coba, DPRD Tangsel Soroti Nasib Angkot Lokal
Bea Cukai Banten Musnahkan 41 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp62 Miliar
Ibu Dibegal Usai Antar Anak Sekolah di Serpong, Tangan Disayat Celurit hingga Berlumuran Darah
Kemenhum Banten dan LLDIKTI IV Teken Kerjasama, Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual Akademisi

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:46 WIB

APBD Perubahan 2026 Tangsel Diproyeksikan Rp5,2 Triliun, 19 OPD Dapat Tambahan Anggaran

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Polda Metro Jaya Gerebek Produksi Uang Palsu di Tangsel, Temukan Uang Rp36 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gegara Puntung Rokok, Rumah di Cirendeu Hangus Dilahap Api

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Transum Pondok Cabe-Alam Sutera Segera Uji Coba, DPRD Tangsel Soroti Nasib Angkot Lokal

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Bea Cukai Banten Musnahkan 41 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp62 Miliar

Berita Terbaru