Terungkap! Ini Alasan Kantor Kelurahan Rawa Buntu Dipindah

- Pewarta

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Di tengah penolakan warga terhadap rencana pemindahan Kantor Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Lurah Rawa Buntu Wawan Darmawan akhirnya mengungkap alasan di balik kebijakan tersebut.

 

Menurut Wawan, rencana pemindahan bukan dilakukan tanpa dasar. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan telah melakukan kajian dengan mempertimbangkan peningkatan pelayanan publik, khususnya layanan kesehatan di Puskesmas Rawa Buntu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia menjelaskan, akses menuju Puskesmas Rawa Buntu saat ini dinilai kurang memadai karena jalan masuknya tertutup akibat pembangunan masjid. Kondisi itu menjadi salah satu pertimbangan utama pemerintah untuk mengoptimalkan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

 

“Berdasarkan kajian-kajian terkait dengan kebutuhan pelayanan masyarakat juga yaitu Puskesmas. Puskesmas itu saat ini kan akses jalan masuk tertutup karena ada pembangunan Masjid,” kata Wawan kepada Harianbanten, Selasa (28/7/2026).

 

Wawan mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, gedung Kelurahan Rawa Buntu yang saat ini berada di Jalan Raya Rawa Buntu akan dialihkan menjadi lokasi baru Puskesmas. Sementara kantor kelurahan akan dipindahkan ke kawasan Kampung Dadap.

 

“Dua-duanya pelayanan, yang di mana mungkin Puskesmas juga perlu akses jalan masuk. Saya mendapatkan informasi Puskesmasnya itu berpindah ke bekas Kelurahan, nah Kelurahan dipindahkan ke Kampung Dadap,” ujarnya.

 

Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui secara pasti kapan proses pemindahan akan dilaksanakan. Menurutnya, kepastian jadwal berada di bawah kewenangan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

 

“Mungkin dinas terkait yang lebih mengetahui kapan kepastiannya,” tuturnya.

 

Menanggapi penolakan yang disampaikan Forum Warga Rawa Buntu, Wawan meminta masyarakat melihat rencana tersebut dari sisi kepentingan pelayanan publik, bukan semata-mata berdasarkan kedekatan lokasi.

 

Ia mengakui, secara geografis kantor kelurahan yang ada saat ini memang lebih strategis bagi sebagian pihak, termasuk aparatur kelurahan. Namun, menurutnya, kebijakan pemerintah harus mengedepankan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

 

“Kalau mengikuti ego pribadi, jangankan mungkin warga setempat, kami pun mungkin staf kami ataupun kami sendiri kalau secara strategis atau geografis dari rumah ke tempat kerja ataupun ke kelurahan tersebut ya sekarang lebih strategis dan lebih dekat,” ucapnya.

 

“Akan tetapi kan kita tidak bisa mengikuti ego pribadi karena yang tadi saya sampaikan bahwa berdasarkan kajian, karena Puskesmas juga sama-sama pelayanan,” pungkasnya.

 

Sebelumnya, Forum Warga Rawa Buntu menyatakan menolak rencana pemindahan Kantor Kelurahan Rawa Buntu ke Kampung Dadap. Warga menilai kantor kelurahan yang ada saat ini masih layak digunakan dan meminta Pemkot Tangsel membuka hasil kajian yang menjadi dasar kebijakan tersebut secara transparan kepada publik.

Berita Terkait

Korsleting Listrik Sebabkan Pabrik Tahu di Serpong Kebakaran
APBD Perubahan Tangsel 2026 Disepakati Rp5,25 Triliun
60 Kabupaten Kota Minati SISGITA, Inovasi Sistem Pajak Milik Tangsel
Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga
Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan, Keluarga Masih Berharap Bisa Ditemukan
Anak Penganiaya Ibu Kandung di Tangerang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Motif Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Tangerang: Emosi Ditegur Bakar Kasur Almarhum Bapak
Pool Taksi Ciater Belum Miliki Amdalalin, Dishub Tangsel: Baru Diajukan Rabu Kemarin

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:54 WIB

Korsleting Listrik Sebabkan Pabrik Tahu di Serpong Kebakaran

Senin, 21 September 2026 - 17:12 WIB

APBD Perubahan Tangsel 2026 Disepakati Rp5,25 Triliun

Senin, 21 September 2026 - 16:00 WIB

60 Kabupaten Kota Minati SISGITA, Inovasi Sistem Pajak Milik Tangsel

Sabtu, 19 September 2026 - 21:55 WIB

Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 20:07 WIB

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan, Keluarga Masih Berharap Bisa Ditemukan

Berita Terbaru

Info Banten

Korsleting Listrik Sebabkan Pabrik Tahu di Serpong Kebakaran

Senin, 21 Sep 2026 - 17:54 WIB

Info Banten

APBD Perubahan Tangsel 2026 Disepakati Rp5,25 Triliun

Senin, 21 Sep 2026 - 17:12 WIB