Panen Menurun, Harga Timun Suri di Pandeglang Ikut Naik Saat Ramadan

- Pewarta

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen Menurun, Harga Timun Suri di Pandeglang Ikut Naik Saat Ramadan

Panen Menurun, Harga Timun Suri di Pandeglang Ikut Naik Saat Ramadan

HARIANBANTEN – Ramadan tahun ini membawa tantangan bagi petani timun suri di Kabupaten Pandeglang. Produksi buah yang identik dengan menu berbuka puasa itu menurun dibandingkan tahun lalu, sehingga harga di tingkat pedagang ikut naik.

Iman (42), pedagang di Jalan AMD Lintas Timur Pandeglang, mengatakan pasokan dari petani berkurang akibat cuaca yang kurang mendukung selama masa tanam. “Sekarang dari petani Rp4.000 per kilogram. Kalau sudah di lapak bisa Rp4.500 per kilogram,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Ia menjelaskan, Ramadan tahun lalu lahan satu kotak bisa menghasilkan lebih dari dua kuintal. Namun tahun ini hanya sekitar satu kuintal. “Pengaruh cuaca cukup terasa, jadi hasilnya turun hampir setengah,” katanya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Timun suri juga dijual satuan dengan harga bervariasi, mulai Rp5.000 hingga Rp15.000 per buah tergantung ukuran. Menurut Iman, jumlah petani yang menanam tahun ini juga lebih sedikit, sehingga stok di pasaran tak sebanyak sebelumnya.

“Tahun kemarin banyak yang tanam dan buahnya melimpah. Sekarang yang tanam berkurang, hasilnya juga tidak banyak,” ucapnya.

Meski begitu, minat pembeli tetap tinggi, terutama pada awal Ramadan. Ia memperkirakan stok masih tersedia hingga akhir puasa karena sebagian tanaman baru akan panen menjelang Lebaran.

Sementara itu, Ridwan (35), pembeli, mengaku harga tahun ini terasa lebih mahal dengan pilihan buah yang tidak sebanyak tahun lalu. “Sekarang agak mahal dan stoknya sedikit. Mudah-mudahan ke depan lebih banyak lagi,” ujarnya.

Berita Terkait

Korsleting Listrik Sebabkan Pabrik Tahu di Serpong Kebakaran
APBD Perubahan Tangsel 2026 Disepakati Rp5,25 Triliun
60 Kabupaten Kota Minati SISGITA, Inovasi Sistem Pajak Milik Tangsel
Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga
Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan, Keluarga Masih Berharap Bisa Ditemukan
Anak Penganiaya Ibu Kandung di Tangerang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Motif Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Tangerang: Emosi Ditegur Bakar Kasur Almarhum Bapak
Pool Taksi Ciater Belum Miliki Amdalalin, Dishub Tangsel: Baru Diajukan Rabu Kemarin

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:54 WIB

Korsleting Listrik Sebabkan Pabrik Tahu di Serpong Kebakaran

Senin, 21 September 2026 - 17:12 WIB

APBD Perubahan Tangsel 2026 Disepakati Rp5,25 Triliun

Senin, 21 September 2026 - 16:00 WIB

60 Kabupaten Kota Minati SISGITA, Inovasi Sistem Pajak Milik Tangsel

Sabtu, 19 September 2026 - 21:55 WIB

Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 20:07 WIB

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan, Keluarga Masih Berharap Bisa Ditemukan

Berita Terbaru

Info Banten

Korsleting Listrik Sebabkan Pabrik Tahu di Serpong Kebakaran

Senin, 21 Sep 2026 - 17:54 WIB

Info Banten

APBD Perubahan Tangsel 2026 Disepakati Rp5,25 Triliun

Senin, 21 Sep 2026 - 17:12 WIB