Bos Judi Online Tangerang Ditangkap! Omzet Tembus Rp300 Juta per Bulan

- Pewarta

Jumat, 3 April 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Bisnis judi online berskala besar yang dikendalikan dari luar negeri akhirnya terbongkar. Seorang pria di Tangerang diamankan setelah diduga meraup ratusan juta rupiah setiap bulan dari praktik ilegal tersebut.

Aksi pria berinisial LT (40), yang diduga menjadi otak di balik situs judi online besar, berakhir setelah ditangkap aparat Bareskrim Polri. Ia diamankan di kediamannya di kawasan Lengkong, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, pada Kamis, 4 Desember 2025. LT diketahui mengelola situs perjudian bernama CIVICTOTO dan JALUTOTO sejak 2022 hingga akhir 2025.

“Selama beroperasi, LT diduga mengeruk keuntungan mencapai Rp3 miliar,” ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak, dilansir dari Tempo, Kamis 2 April 2026.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski tinggal di Tangerang, aktivitas operasional situs tersebut dikendalikan dari luar negeri. LT bahkan mempekerjakan 17 orang karyawan yang berbasis di Kamboja, terdiri dari 1 manajer, 2 admin, 13 operator, dan 1 auditor. Situs tersebut diduga menyasar masyarakat Indonesia sebagai target utama.

“Diduga kuat situs tersebut menargetkan masyarakat Indonesia sebagai pengguna. Per bulannya, LT mengantongi omzet bersih berkisar antara Rp200 juta hingga Rp300 juta,” ujarnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut menyita sejumlah aset yang diduga berasal dari tindak pidana pencucian uang. Barang bukti meliputi uang tunai Rp202 juta, emas batangan berbagai ukuran, perhiasan, belasan tas mewah, empat unit kendaraan roda dua, hingga dokumen kepemilikan tanah dan bangunan di beberapa lokasi.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa praktik judi online masih menjadi ancaman serius dengan jaringan lintas negara. Penegakan hukum diharapkan mampu menekan aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat luas.

Berita Terkait

Jasad Bayi Ditemukan Tergeletak di Depan Klinik Pondok Aren
4 Bulan Tak Cair, Guru Honorer Banten Pertanyakan Nasib Insentif Rp500 Ribu
Satpam Dapur MBG di Ciputat Curi Ribuan Ompreng, Diduga Buat Beli Narkoba
Terungkap! Ini Alasan Kantor Kelurahan Rawa Buntu Dipindah
Wagub Banten: APBD Kabupaten Tangerang Hampir Lampaui APBD Provinsi
Kapolres Tangsel Bantah Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
Ditangkap Bareskrim, Status Kasat Narkoba Polres Tangsel Tunggu Keputusan PMJ
KUA-PPAS Disepakati, APBD Tangsel 2027 Diproyeksikan Rp4,96 Triliun
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:28 WIB

Jasad Bayi Ditemukan Tergeletak di Depan Klinik Pondok Aren

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:46 WIB

4 Bulan Tak Cair, Guru Honorer Banten Pertanyakan Nasib Insentif Rp500 Ribu

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:26 WIB

Satpam Dapur MBG di Ciputat Curi Ribuan Ompreng, Diduga Buat Beli Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:30 WIB

Wagub Banten: APBD Kabupaten Tangerang Hampir Lampaui APBD Provinsi

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:45 WIB

Kapolres Tangsel Bantah Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terbaru

Info Banten

Jasad Bayi Ditemukan Tergeletak di Depan Klinik Pondok Aren

Rabu, 29 Jul 2026 - 12:28 WIB

Pers Rilis

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen

Rabu, 29 Jul 2026 - 04:08 WIB