HARIANBANTEN.COM – Seorang ibu bernama Eni Warnasari (60) tewas usai dianiaya kandungnya, Evi Wihandono (41), Kamis (17/9). Pelaku tega menghabisi nyawa ibunya karena emosi setelah ditegur.
Kapolsek Kepala Dua, AKP Rokhmatulloh mengatakan, saat itu pelaku sedang membakar sebuah kasur yang diketahui merupakan milik almarhum bapaknya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena tersulut emosi, pelaku pun langsung melontarkan pukulan kepada korban.
“Motifnya karena emosi. Jadi pelaku berinisial EW itu pada saat itu membakar kasur almarhum bapaknya. Ditegur sama korban, kemudian tidak diterima ditegur, pelaku emosi, kemudian memukul korban,” kata Rokhmatulloh, Sabtu, 19 September 2026.
Baca Juga:
55 PNS Ucap Sumpah Jabatan, Walikota Tangsel Wanti-Wanti Soal Judol
Mundur Dari Kepala Dispora Tangsel, Mukroni Kini Jadi staf di BKPSDM
Tak sampai di situ, pelaku yang masih emosi kemudian masuk ke dalam rumah mengambil palu dan langsung memukul kepala korban.
“Tidak puas dengan pukulan tersebut, pelaku kemudian masuk ke dalam rumah mengambil salah satu palu. Kemudian memukul kepala korban dengan palu tersebut. Akhirnya korban tersungkur,” ungkapnya.
Korban saat itu sempat dibawa ke rumah sakit, namun nahas nyawa nya tidak tertolong.
Pelaku sendiri langsung diamankan oleh pihak kepolisian pada hari yang sama saat kejadian.
Pelaku berhasil ditangkap setelah pihak kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan dan mencurigai adanya luka pada tangan pelaku.
Baca Juga:
Radha Exports bermitra dengan Körber untuk mengupayakan otomatisasi canggih pergudangan di Singapura
XTransfer Tampilkan Solusi Penagihan Lokal Asia Tenggara di CAEXPO, Dukung Perdagangan Lintasnegara
“Pelaku langsung kami tangkap di lokasi, setelah kita melakukan pemeriksaan saksi-saksi, dan kita menduga ada satu benda yang kita duga digunakan oleh pelaku untuk melakukan kegiatannya,” kata Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, Kamis, 17 September 2026.
“Di situ kita susuri, kita amankan terduga pelaku, kita curigai dikarenakan ada luka di tangannya. Setelah kita lakukan pemeriksaan mendalam, ternyata memang yang bersangkutan melakukan perbuatan tersebut,” pungkasnya.










