Motif Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Tangerang: Emosi Ditegur Bakar Kasur Almarhum Bapak

- Pewarta

Sabtu, 19 September 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Seorang ibu bernama Eni Warnasari (60) tewas usai dianiaya kandungnya, Evi Wihandono (41), Kamis (17/9). Pelaku tega menghabisi nyawa ibunya karena emosi setelah ditegur.

 

Kapolsek Kepala Dua, AKP Rokhmatulloh mengatakan, saat itu pelaku sedang membakar sebuah kasur yang diketahui merupakan milik almarhum bapaknya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Karena tersulut emosi, pelaku pun langsung melontarkan pukulan kepada korban.

 

“Motifnya karena emosi. Jadi pelaku berinisial EW itu pada saat itu membakar kasur almarhum bapaknya. Ditegur sama korban, kemudian tidak diterima ditegur, pelaku emosi, kemudian memukul korban,” kata Rokhmatulloh, Sabtu, 19 September 2026.

 

Tak sampai di situ, pelaku yang masih emosi kemudian masuk ke dalam rumah mengambil palu dan langsung memukul kepala korban.

 

“Tidak puas dengan pukulan tersebut, pelaku kemudian masuk ke dalam rumah mengambil salah satu palu. Kemudian memukul kepala korban dengan palu tersebut. Akhirnya korban tersungkur,” ungkapnya.

 

Korban saat itu sempat dibawa ke rumah sakit, namun nahas nyawa nya tidak tertolong.

 

Pelaku sendiri langsung diamankan oleh pihak kepolisian pada hari yang sama saat kejadian.

 

Pelaku berhasil ditangkap setelah pihak kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan dan mencurigai adanya luka pada tangan pelaku.

 

“Pelaku langsung kami tangkap di lokasi, setelah kita melakukan pemeriksaan saksi-saksi, dan kita menduga ada satu benda yang kita duga digunakan oleh pelaku untuk melakukan kegiatannya,” kata Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, Kamis, 17 September 2026.

 

“Di situ kita susuri, kita amankan terduga pelaku, kita curigai dikarenakan ada luka di tangannya. Setelah kita lakukan pemeriksaan mendalam, ternyata memang yang bersangkutan melakukan perbuatan tersebut,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga
Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan, Keluarga Masih Berharap Bisa Ditemukan
Anak Penganiaya Ibu Kandung di Tangerang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Pool Taksi Ciater Belum Miliki Amdalalin, Dishub Tangsel: Baru Diajukan Rabu Kemarin
Lahan Samping Rel Kereta di Ciputat Kebakaran, Ledakan Terdengar Beberapa Kali
DPRD Tangsel Soal Polemik Pool Taksi Ciater: Kami Terbuka Investasi, Tapi Taati Regulasi
Ibu 60 Tahun Tewas Dianiaya Anak Kandung di Kelapa Dua Tangerang
Gudang Oplosan Gas Subsidi di Tangsel Beroperasi 3 Minggu, Raup Untung Rp23 Ribu Perkilo

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:55 WIB

Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 20:07 WIB

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan, Keluarga Masih Berharap Bisa Ditemukan

Sabtu, 19 September 2026 - 15:11 WIB

Anak Penganiaya Ibu Kandung di Tangerang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 13:49 WIB

Motif Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Tangerang: Emosi Ditegur Bakar Kasur Almarhum Bapak

Jumat, 18 September 2026 - 20:10 WIB

Pool Taksi Ciater Belum Miliki Amdalalin, Dishub Tangsel: Baru Diajukan Rabu Kemarin

Berita Terbaru