HARIANBANTEN.COM – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Ayep Jajat Sudrajat, mengatakan bahwa pool taksi Green SM yang berada di jalan Ciater Raya, Serua, Kecamatan Ciputat, belum memiliki Analisis Dampak Lalu Lintas (Amdalalin).
Ia menyebut, pihak perusahaan baru mengajukan permohonan hasil kajiannya pada Rabu (16/9) lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Baru masuk (amdalalin-nya) hari Rabu, permohonannya sama kajiannya,” kata Ayep ketika dikonfirmasi, Jumat, 18 September 2026.
Ayep mengungkapkan, tahapan selanjutnya pihak Dishub Tangsel akan mengkaji permohonan amdalalin yang diajukan oleh pihak perusahaan sesuai skema yang sesuai dengan area tersebut.
Baca Juga:
Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga
“Kita akan kaji permohonannya sama hasil kajiannya akan kita kaji. Kita akan asistensi sesuai usulan dan saran kita nanti. Karena itu baru usulan dia,” ungkapnya.
Ayep tak menampik bahwa area bundaran maruga memang merupakan salah satu titik macet di Kota Tangsel.
Baca Juga:
Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan, Keluarga Masih Berharap Bisa Ditemukan
BAIC FOTON Tegaskan Strategi Pasar Eropa di IAA TRANSPORTATION 2026
Berdasarkan analisisnya, kemacetan di titik itu disebabkan antrean kendaraan yang mengarah ke Pamulang pada jam sibuk.
“Iya disitu rawan macet, karena kan yang belok ke arah Pamulang itukan stag di situ, jadi buntutnya ekornya disitu sebetulnya,” terangnya.
Oleh karena itu, lanjut Ayep, skema lalu lintas di area tersebut perlu dikaji matang agar kemacetan di titik itu tidak menjadi lebih parah.
Baca Juga:
Anak Penganiaya Ibu Kandung di Tangerang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Motif Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Tangerang: Emosi Ditegur Bakar Kasur Almarhum Bapak
“Makanya akan kita kaji, rekayasanya seperti apa, terus akan kita sinkronisasi dengan penataan bundaran maruga sama DSDABMBK akan seperti apa,” pungkasnya.









