HARIANBANTEN.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyoroti sistem proteksi kebakaran di sejumlah gedung pemerintahan yang dinilai belum berfungsi optimal.
Kepala Damkar Tangsel, Ahmad Dohiri mengatakan, berdasarkan hasil inspeksi menunjukkan masih terdapat kelemahan pada sistem proteksi aktif, seperti diantaranya gedung Pusat Pemerintah Kota (Puspemkot) dan gedung DPRD Tangsel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut, berbagai perangkat proteksi kebakaran memang telah tersedia, namun tidak seluruhnya dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
“Untuk di gedung pemerintahan, kita memang untuk sistem proteksi aktifnya itu belum maksimal. Contoh Dewan (DPRD) dan Pusat Pemerintahan (Puspem), itu belum maksimal dari aspek fungsionalnya. Artinya alatnya ada, tapi kadang enggak berfungsi,” kata Dohiri, Rabu, 22 Juli 2026.
Baca Juga:
Anggota DPRD Tutup Pabrik Es Kristal di Serpong, Diduga Jadi Penyebab Sumur Warga Kering
DPRD Tangsel Minta Pejabat yang Baru Dirotasi Cepat Adaptasi, Singgung APBD 2027
Tersangka Pembunuhan Anggota TNI di Tangerang Bertambah Jadi 7 Orang
Ia menjelaskan, sistem proteksi aktif mencakup sejumlah perangkat keselamatan kebakaran, seperti hydrant dan sprinkler. Peralatan tersebut harus dipastikan selalu dalam kondisi siap digunakan.
Menurutnya, keberadaan perangkat proteksi kebakaran tidak cukup tanpa pemeliharaan dan pengujian secara berkala. Terlebih, gedung bertingkat dengan ketinggian lebih dari empat lantai wajib memiliki sistem proteksi aktif dan pasif yang memenuhi ketentuan.
Baca Juga:
Gravity Game Unite (GGU) Sukses Gelar “Ragnarok Zero: Global European User Meetup”!
Novo Tellus Bermitra dengan RCF dan NRFC, Rampungkan Akuisisi Russell Mineral Equipment
“Kalau gedung di atas empat lantai, sistem proteksi aktif dan pasifnya memang harus ideal dan berfungsi maksimal sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Damkar Tangsel sendiri telah menyampaikan rekomendasi kepada pengelola gedung untuk segera melakukan perbaikan.
“Ini kan sudah kita inspeksi lalu kita sudah rekomendasikan kepada masing-masing pengelola gedung agar ada perbaikan-perbaikan,” tuturnya.
Baca Juga:
Hisense Lansir Strategi Pertumbuhan Berbasis AI untuk Mewujudkan Era Baru Gaya Hidup Cerdas
Di sisi lain, Dohiri menyebut sejumlah gedung pelayanan di Tangsel telah memiliki sistem proteksi kebakaran yang dinilai baik. Salah satunya Gedung Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Tangsel.
“Lalu, kemudian, kalau gedungnya itu yang bagus sistem proteksinya itu PTSP sudah bagus,” ucapnya.
Damkar Tangsel berharap seluruh pengelola gedung pemerintahan segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut untuk memastikan sistem proteksi kebakaran dapat berfungsi optimal dan meningkatkan keselamatan pegawai maupun masyarakat.










