Wagub Banten: APBD Kabupaten Tangerang Hampir Lampaui APBD Provinsi

- Pewarta

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM- Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyoroti melemahnya kapasitas fiskal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

 

Ia mengungkapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang kini hampir menyamai APBD Provinsi Banten dan diperkirakan akan melampauinya pada 2027 jika tren penurunan pendapatan daerah terus berlanjut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dimyati menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Menurutnya, menurunnya kapasitas fiskal provinsi berpotensi menghambat pembangunan, sementara kebutuhan belanja daerah terus meningkat.

 

“Bayangkan, provinsi kalah sama kabupaten,” kata Dimyati saat diwawancarai wartawan, Kamis (16/07).

 

Ia menjelaskan, APBD Kabupaten Tangerang saat ini telah mencapai lebih dari Rp10 triliun, sedangkan APBD Provinsi Banten pada 2026 sebesar Rp10,27 triliun.

 

“Kalau melihat trennya, tahun 2027 APBD Kabupaten Tangerang bisa lebih besar daripada APBD Pemprov Banten. APBD provinsi terus turun, padahal nilai kebutuhan pembangunan terus meningkat. Ini harus menjadi bahan kajian,” ujarnya.

 

Menurut Dimyati, pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), perlu memberikan dukungan untuk memperkuat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai sumber pendapatan baru bagi Banten.

 

“Kami berharap Kemendagri memberi dukungan terhadap BUMD Banten. BUMD kami masih membutuhkan penguatan, berbeda dengan BUMD di Jakarta yang sudah berkembang,” katanya.

 

Selain itu, ia menilai struktur pendapatan daerah masih belum sehat karena terlalu bergantung pada penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

 

Dimyati juga menyoroti banyak perusahaan yang beroperasi di Banten tetapi mengurus perizinan di Jakarta sehingga potensi pendapatan daerah tidak masuk ke kas Pemprov Banten.

 

“Perusahaan beroperasi di Banten, tetapi perizinannya di Jakarta. Akibatnya, Banten hanya menerima dampaknya, sementara potensi pendapatannya tidak maksimal,” tegasnya.

 

Karena itu, ia meminta pemerintah segera menerbitkan aturan turunan mengenai mekanisme bagi hasil agar daerah penghasil industri memperoleh porsi pendapatan yang lebih adil.

 

“Kami meminta pemerintah segera menerbitkan aturan turunannya. Selama ini kami hanya menerima dampak industri, seperti polusi dan persoalan lainnya, sementara pendapatan daerah belum optimal. Mudah-mudahan ke depan sektor pendapatan bisa meningkat,” katanya.

 

Menurut Dimyati, regulasi mengenai bagi hasil menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kapasitas fiskal Provinsi Banten, terutama dari aktivitas industri yang selama ini berkembang di wilayah tersebut.

Berita Terkait

340 Pesilat Cilik Ramaikan Bocil Championship IV Tangsel, Atlet Nasional Ikut Beri Motivasi
ICM Nonaktifkan Guru yang Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan ke Siswinya
DPO Kasus Judol Ditangkap di Thailand, Terlibat Operasional 3 Situs dengan Perputaran Uang Rp1 Triliun
Walikota Tangsel Minta Kasus Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diselesaikan Secara Hukum
Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional di Tangsel, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
Andra Soni Sambangi Keluarga Jurnalis yang Hilang, Pencarian Diperluas hingga Bengkulu
Dishub Tangsel Akan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Rawa Buntu 28-30 September
Sinar Mas Land Raih Top 10 Developers Award Hubexo Asia Awards 2026

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 18:43 WIB

340 Pesilat Cilik Ramaikan Bocil Championship IV Tangsel, Atlet Nasional Ikut Beri Motivasi

Sabtu, 26 September 2026 - 19:21 WIB

ICM Nonaktifkan Guru yang Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan ke Siswinya

Sabtu, 26 September 2026 - 18:57 WIB

DPO Kasus Judol Ditangkap di Thailand, Terlibat Operasional 3 Situs dengan Perputaran Uang Rp1 Triliun

Jumat, 25 September 2026 - 17:16 WIB

Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional di Tangsel, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 - 14:28 WIB

Andra Soni Sambangi Keluarga Jurnalis yang Hilang, Pencarian Diperluas hingga Bengkulu

Berita Terbaru