HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) bersama DPRD Tangsel menyepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 menjadi sebesar Rp5,2 triliun atau tepatnya Rp5.247.028.670.463.
Anggaran tersebut bertambah sekitar Rp102 miliar dari yang sebelumnya sebesar Rp5,1 triliun atau tepatnya Rp5.144.714.897.263.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di Perubahan APBD ini menjadi 5 koma belanjanya, jadi pendapatan-pendapatan dan belanja menjadi Rp5 triliun lebih,” kata Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, ketika ditemui di DPRD Tangsel, Senin, 24 Agustus 2026.
Ia mengungkapkan, terdapat 19 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Dinas yang mendapatkan tambahan anggaran.
Baca Juga:
Pemotor Tewas Terlindas Mobil Engkel di Depan Taman Kota Tangsel
Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar
Jumlah itu disepakati setelah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melakukan verifikasi terhadap permohonan tambahan anggaran
“Untuk Rp102 miliar itu tadi ada kurang lebih 19 OPD lah ya yang diverifikasi dan memerlukan tambahan anggaran,” ungkapnya.
Baca Juga:
Coway Raih Penghargaan IDEA Design Awards 2026, Lengkapi “Grand Slam” Desain Internasional
Gravity Game Unite Resmi Luncurkan Ragnarok Zero: Global pada 18 Agustus
Tambahan anggaran itu nantinya akan digunakan oleh masing-masing OPD untuk menyelesaikan permasalahan di setiap dinas. Beberapa diantaranya yang menjadi prioritas yaitu penanganan banjir hingga kemacetan.
“Tinggal nanti tugas dinas, pak Sekretaris Daerah, nanti membuat RKA (Rencana Anggaran dan Kerja) perubahan,m. Setelah itu nanti dibahas untuk menjadi APBD,” tuturnya.
Ia pun meminta agar proses itu tidak berlarut-larut sehingga program di OPD dapat bisa langsung berjalan.
Baca Juga:
Salon “Go Guangdong, Go Global” Sesi Indonesia Digelar di Guangzhou
Xinhua Silk Road: Jurnalis Muda Afrika Jajaki Peluang Kerja Sama Baru Tiongkok-Afrika di Hunan
Polda Metro Jaya Gerebek Produksi Uang Palsu di Tangsel, Temukan Uang Rp36 Miliar
“Kita harapkan termin waktunya nih, supaya tidak terlambat, saya sudah batasi bahwa tidak ada pekerjaan fisik yang memerlukan waktu yang panjang dan seterusnya,” pungkasnya.









