2.387 Remaja Tangsel Depresi, DPRD Minta Pemkot Siapkan Langkah Penanganan

- Pewarta

Selasa, 1 September 2026 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) minta kepada pemerintah kota (pemkot) untuk menyiapkan langkah penanganan terhadap temuan 2.387 remaja di Tangsel yang mengalami gejala depresi.

 

Ketua Komisi II DPRD Tangsel, Ricky Yuanda mengatakan, sepengetahuannya pemkot Tangsel melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sudah melakukan sosialisi ke masyarakat mengenai kondisi tersebut, hanya saja memang dinilai belum terlalu masif.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Tapi memang kalau melihat dari histori atau katakanlah kegiatan yang sudah dilakukan, memang belum banyak masif, karena memang komunitas-komunitas ini memang perlu juga kita sentuh,” kata Ricky ketika dikonfirmasi, Selasa, 1 September 2026.

 

Ricky minta Pemkot Tangsel perlu meningkatkan sosialisasi untuk mengantisipasi dampak dari gejala depresi yang dialami para remaja tersebut.

 

Sosialisasi dilakukan tidak hanya di dalam sekolah, melainkan juga menyasar lingkungan masyarakat.

 

Pasalnya dari 2.387 remaja yang mengalami gejala depresi tersebut, lebih dari separuhnya bukan berstatus pelajar.

 

“Maka solusinya menurut saya harus dilakukan screening kembali kepada komunitas-komunitas yang ada, bekerja sama dengan kelurahan, kecamatan, kemudian juga remaja-remaja Karang Taruna, remaja masjid dan seterusnya untuk bisa dilakukan screening dan kemudian pembinaan,” tuturnya.

 

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu pun mengungkapkan, langkah penanganan harus segera diambil oleh Pemkot Tangsel. Ia khawatir gejala depresi itu bisa menjadi pemicu para remaja melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.

 

“Melalui temuan ini semoga menjadi trigger, menjadi pemantik akan adanya perhatian lebih serius lagi oleh pemerintah kepada remaja-remaja di Kota Tangerang Selatan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita coba akan diskusi dengan dinas terkait untuk bicara mengenai solusi-solusi yang konkret, termasuk juga dengan data-data yang sudah ada, yang bisa kita jadikan acuan untuk melakukan tindakan lebih lanjut seperti apa,” ungkapnya.

 

“Nah ini tentu saja menjadi perhatian serius di kita, dari Komisi 2 DPRD Kota Tangerang Selatan untuk melakukan tindakan yang harus memang diperlukan bagi anak-anak dan remaja Kota Tangerang Selatan,” pungkasnya.

 

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil pemeriksaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) ditemukan adanya 2.387 remaja di Tangsel yang terdeteksi mengalami gejala depresi.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel, Alin Hendalin Mahdaniar menjelaskan, gejala depresi yang dialami remaja di Kota Tangsel diketahui dari hasil skrining.

 

Metode skrining dilakukan dengan memberikan sejumlah pertanyaan, dari hasil pertanyaan itu disimpulkan bahwa mereka mengalami gejala depresi.

 

Alin mengungkapkan, dari 2.387 remaja yang mengalami depresi ringan, 629 di antaranya merupakan masih berstatus pelajar.

 

“Ada 629 ya dari tingkat SMA yang dikategorikan depresi ringan. Jadi ini adalah sebenarnya sesuatu yang butuh kita lakukan edukasi,” ungkap Alin.

 

Menurutnya terdapat beberapa faktor yang menyebabkan para remaja di Kota Tangsel mengalami gejala depresi, beberapa di antaranya karena tekanan psikologis hingga kekhawatiran terhadap hal-hal yang akan terjadi di masa mendatang.

 

“Jadi mereka ada hal-hal yang ketakutan akan masa depan, kemudian juga karena mungkin tekanan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sengketa Lahan UIN Jakarta vs Yayasan Syarif Hidayatullah, Walikota Tangsel: Jangan Sampai Ganggu KBM
2.387 Remaja Tangsel Alami Gejala Depresi
Hipertensi dan Diabetes Jadi Penyakit Paling Banyak di Derita Masyarakat Tangsel
Ahmad Najib Jabat Ketua PBPI Tangsel: Fokus Pembinaan Atlet Hingga Bidik Prestasi di PON 2032
Pria Ngamuk di Pasar Induk Tangerang, Bawa Obat Keras 1.110 Butir
76 Pelajar Tangsel Diberangkatkan ke Sekolah Rakyat Pandeglang
Pabrik Tahu dan Gudang Dekorasi di Pondok Aren Kebakaran, Kerugian Capai Rp2 Miliar
Gegara Bakar Sampah, Rumah dan Bengkel di Serpong Utara Hangus Dilahap Api

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:01 WIB

2.387 Remaja Tangsel Depresi, DPRD Minta Pemkot Siapkan Langkah Penanganan

Selasa, 1 September 2026 - 15:11 WIB

Sengketa Lahan UIN Jakarta vs Yayasan Syarif Hidayatullah, Walikota Tangsel: Jangan Sampai Ganggu KBM

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:30 WIB

2.387 Remaja Tangsel Alami Gejala Depresi

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Hipertensi dan Diabetes Jadi Penyakit Paling Banyak di Derita Masyarakat Tangsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Ahmad Najib Jabat Ketua PBPI Tangsel: Fokus Pembinaan Atlet Hingga Bidik Prestasi di PON 2032

Berita Terbaru