HARIANBANTEN.COM – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, angkat bicara menyoal kisruh sengketa lahan antara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta terkait pengelolaan aset Sekolah Islam (SIP) Pamulang.
Benyamin sendiri mengaku tidak mengetahui pasti duduk perkara persoalan tersebut. Namun ia menyarankan agar sengketa tersebut diselesaikan melalui meja persidangan agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Supaya clear, tapi yang pasti apapun
persoalannya, kegiatan belajar mengajar anak-anak kita jangan sampai terganggu
dan itu yang sudah kita mintakan kepada kedua belah pihak,” kata Benyamin ketika dikonfirmasi, Selasa, 1 September 2026.
Baca Juga:
Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang dirinya peroleh, KBM di sekolah tersebut sempat terganggu dan harus dilakukan secara daring imbas kericuhan.
Namun update terbaru, proses KBM sudah kembali berjalan normal seperti biasa.
Baca Juga:
TEATER BESAR TAMAN ISMAIL MARZUKI SEDERHANAKAN ALUR KERJA WIRELESS DENGAN SENNHEISER SPECTERA
“Jangan sampai anak-anak kita kegiatan belajar mengajarnya terganggu. Saya sudah dapat laporan dari Dinas Pendidikan belajarnya sudah seperti biasa walaupun kemarin sempat dilakukan secara daring,” tuturnya.
Benyamin mengungkapkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Dindikbud) Tangsel melalui Bidang SD telah diminta untuk memantau perkembangan di sekolah tersebut agar tetap kondusif.
Oleh karena itu ia pun minta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
Baca Juga:
Pilar Saga Ichsan Minta KONI Tangsel Segera Lengkapi SPJ
Dana Hibah KONI Tangsel Belum Cair, Ketua Panitia Porprov Pastikan Administrasi Terus Dikawal
“Biarkan proses hukum yang akan menyelesaikan. Saya minta semua pihak menahan diri lah ya baik dari pihak yayasan maupun pihak UIN,” pungkasnya.









