Terlanjur Masak, 316 Dapur MBG di Tangerang Bagikan Gratis Makanan ke Warga

- Pewarta

Rabu, 9 September 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM — Sebanyak 316 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang mengubah skema distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) selama penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau.

 

Makanan yang semula diperuntukkan bagi siswa sekolah kini dialihkan kepada warga sekitar, santri pondok pesantren hingga penghuni panti asuhan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Koordinator SPPG Kabupaten Tangerang Priyo Basuki mengatakan, perubahan distribusi tersebut mulai diterapkan pada Senin (7/9). Kebijakan ini dilakukan karena bahan baku makanan sudah terlanjur dipesan.

 

“Karena terlanjur pesan bahan baku jadi dialihkan untuk warga sekitar, panti asuhan dan agar relawan SPPG membawa pulang untuk dibagikan kepada sanak saudara dan tetangga,” ujar Priyo.

 

Selain makanan untuk siswa, pemberian MBG kepada kelompok penerima manfaat lainnya seperti lansia, balita, ibu menyusui dan ibu hamil juga dihentikan sementara.

 

“Dialihkan juga karena kita meminimalisir hal yang tidak diinginkan,” kata Priyo.

 

Priyo menjelaskan, MBG yang disiapkan SPPG terdiri dari dua bentuk, yakni makanan yang sudah siap disantap dan bahan makanan yang masih berupa bahan baku.

 

“Jadi dibagi dua, ada yang masak sebagian ada yang berupa bahan baku,” ucapnya.

 

Penerapan PJJ dilakukan setelah abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar ke sejumlah wilayah. Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang memberlakukan PJJ bagi seluruh satuan pendidikan mulai dari TK, SD hingga SMP pada 7-9 September 2026.

Berita Terkait

APBD 2027 Tangsel Diproyeksikan Rp4,9 Triliun
Reaktor Riset Nuklir Serpong Krisis, Stok Bahan Bakar Habis
Cegah Keracunan MBG, Dapur Baru di Tangsel Tak Akan Dapat Izin Tanpa Sertifikat Higienis
Kasus Dugaan Pelecehan Guru dan P3K Dindikbud Tangsel Berakhir Damai
Jurnalis Hilang Saat Liput Anak Krakatau, Hari Ketiga Pencarian Diperluas
Siswa di Tangsel Mulai Belajar Tatap Muka, Aktivitas Luar Ruangan Tidak Diperbolehkan
ISPA di Tangsel Tembus 148 Ribu Kasus, Terbaru Naik Hampir 20 Persen
Deviden Bank BJB Turun, Pemkot Tangsel Malah Mau Tambah Saham

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:10 WIB

APBD 2027 Tangsel Diproyeksikan Rp4,9 Triliun

Kamis, 10 September 2026 - 18:54 WIB

Reaktor Riset Nuklir Serpong Krisis, Stok Bahan Bakar Habis

Kamis, 10 September 2026 - 16:01 WIB

Cegah Keracunan MBG, Dapur Baru di Tangsel Tak Akan Dapat Izin Tanpa Sertifikat Higienis

Kamis, 10 September 2026 - 15:11 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Guru dan P3K Dindikbud Tangsel Berakhir Damai

Kamis, 10 September 2026 - 14:56 WIB

Jurnalis Hilang Saat Liput Anak Krakatau, Hari Ketiga Pencarian Diperluas

Berita Terbaru

Info Banten

APBD 2027 Tangsel Diproyeksikan Rp4,9 Triliun

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:10 WIB

Info Banten

Reaktor Riset Nuklir Serpong Krisis, Stok Bahan Bakar Habis

Kamis, 10 Sep 2026 - 18:54 WIB