HARIANBANTEN.COM – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menghadiri Keuceran Mande Macan Guling ke-69 di Plaza Aspirasi KP3B, Curug, Kota Serang, Banten, Kamis (10/9/2026).
Rencana kedatangan Jokowi tersebut menjadi perhatian setelah muncul penolakan dari sebagian kelompok. Namun, panitia menegaskan kehadiran Jokowi tidak berkaitan dengan agenda politik maupun safari politik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia Penyelenggara Keuceran Mande Macan Guling ke-69, Zona Agus Maulidi, mengatakan Jokowi hadir atas undangan resmi panitia sebagai bentuk silaturahmi sekaligus penghormatan terhadap budaya pencak silat Cimande.
“Tidak ada seperti kepentingan politik atau safari politik, apalah bentuknya. Kita murni mengundang beliau itu sebagai orang tua yang notabenenya Presiden ke-7 dan menjadi bagian daripada Macan Guling untuk menjadi pembina. Tidak ada muatan politik,” ujar Zona, Senin (7/9/2026).
Baca Juga:
APBD 2027 Tangsel Diproyeksikan Rp4,9 Triliun
Zona juga memastikan kehadiran Jokowi bukan atas agenda pribadi maupun kepentingan politik tertentu, melainkan karena dirinya diundang oleh panitia dalam rangkaian acara tersebut.
Terkait adanya penolakan terhadap kedatangan Jokowi ke Banten, Zona menyebut hal tersebut merupakan hak setiap warga dalam menyampaikan pendapat.
“Penolakan itu sah-sah saja menolak. Saya tidak pernah keberatan, tidak pernah usil. Tapi juga harus berpikir ulang karena ini kita yang mengundang, bukan tujuan beliau datang ke sini,” jelasnya.
Keuceran Mande Macan Guling ke-69 merupakan kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian budaya pencak silat Cimande. Dalam kegiatan tersebut, Jokowi dijadwalkan hadir sebagai tokoh yang diundang oleh panitia.








