Pemkot Tangsel Luncurkan Datara, Masyarakat Bisa Cek Status Bansos

- Pewarta

Jumat, 11 September 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluncurkan Data Rakyat Tangerang Selatan (Datara), yaitu sebuah portal data sosial ekonomi terintegrasi yang dirancang untuk mendukung perencanaan hingga evaluasi pembangunan agar lebih tepat sasaran.

 

Asisten Daerah I Kota Tangsel Chaerudin mengatakan, Datara dihadirkan untuk memperkuat pengambilan keputusan pemerintah agar lebih efektif dan optimal.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Data merupakan komponen penting dalam pembangunan. Kebijakan yang baik harus dibangun berdasarkan informasi yang tepat mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat. Sehingga, kita hadirkan Datara untuk tujuan itu,” ujar Chaerudin, Jumat, 11 September 2026.

 

Menurutnya, data yang akurat, terintegrasi, mutakhir, dan dapat dipertanggung jawabkan sangat dibutuhkan dalam berbagai sektor, seperti penanganan kemiskinan, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, hingga program pembangunan lainnya.

 

Implementasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui Datara di Tangsel juga dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola data sosial ekonomi di tingkat pemerintah daerah.

 

“Kehadiran DTSEN yang kita implementasikan dalam bentuk platform Datara ini menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola data sosial dan ekonomi bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Hal ini juga memberikan peluang untuk memperkuat pembangunan yang semakin tepat sasaran dan berbasis pada kondisi nyata masyarakat,” jelasnya.

 

Chaerudin menegaskan, Datara bukan sekadar aplikasi, melainkan portal yang dapat digunakan pemerintah untuk memanfaatkan data sosial ekonomi dalam seluruh tahapan pembangunan.

 

“Datara kita hadirkan sebagai portal data sosial ekonomi terintegrasi yang membantu Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam memanfaatkan data untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi program pembangunan,” kata dia.

 

Melalui platform tersebut, perangkat daerah dapat mengakses data sosial ekonomi sesuai kebutuhan dan kewenangannya. Data juga dapat divisualisasikan dan dianalisis sebagai bahan dalam menentukan kebijakan.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel Tb. Asep Nurdin menyebut pengembangan Datara merupakan bagian dari penguatan ekosistem digital pemerintahan.

 

Menurut Asep, integrasi diperlukan agar perangkat daerah tidak lagi bekerja menggunakan basis data yang terpisah. Dengan data yang saling terhubung, pemerintah dapat memperoleh gambaran kondisi masyarakat secara lebih utuh.

 

“Di platform Datara ini, nanti semuanya terintegrasi. Jadi, setiap OPD bisa memasukkan data di sana, sehingga semuanya menjadi satu data. Kita juga nanti bisa mencari data yang terhimpun dalam hitungan detik karena setiap data akan terfilterisasi dengan baik,” jelasnya.

 

Diskominfo, lanjut Asep, akan terus mendorong kolaborasi antarperangkat daerah untuk menjaga kualitas, memperbarui, serta mengoptimalkan pemanfaatan data dalam Datara.

 

Selain digunakan pemerintah, Datara juga menyediakan informasi bagi masyarakat. Salah satunya fasilitas untuk memeriksa status dan riwayat penyaluran bantuan sosial dengan tetap memperhatikan perlindungan data pribadi.

 

“Bahkan, platform ini juga nantinya bisa diakses masyarakat untuk mengetahui berbagai informasi, misalnya termasuk dalam desil berapa, pernah mendapatkan bantuan sosial seperti apa, dan lain sebagainya,” ujarnya.

 

Pemkot Tangsel berharap Datara tidak berhenti pada peluncuran sistem, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk memperkuat perencanaan pembangunan, meningkatkan ketepatan sasaran program, serta membuat pelayanan publik lebih efektif.

 

“Tujuan akhirnya tetap satu, bagaimana pemerintah dapat memberikan pelayanan yang baik secara efektif, efisien, dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Berita Terkait

Organisasi Pers di Tangsel Gelar Doa Untuk 5 Jurnalis yang Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau
35 Napi High Risk dari Lapas Banten Dipindah ke Nusakambangan
Eks Rektor UIN Jakarta Dipanggil Kejati Banten, Mahasiswa Geruduk Rektorat
APBD 2027 Tangsel Diproyeksikan Rp4,9 Triliun
Reaktor Riset Nuklir Serpong Krisis, Stok Bahan Bakar Habis
Cegah Keracunan MBG, Dapur Baru di Tangsel Tak Akan Dapat Izin Tanpa Sertifikat Higienis
Kasus Dugaan Pelecehan Guru dan P3K Dindikbud Tangsel Berakhir Damai
Jurnalis Hilang Saat Liput Anak Krakatau, Hari Ketiga Pencarian Diperluas

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:31 WIB

Pemkot Tangsel Luncurkan Datara, Masyarakat Bisa Cek Status Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 14:49 WIB

Organisasi Pers di Tangsel Gelar Doa Untuk 5 Jurnalis yang Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 12:26 WIB

35 Napi High Risk dari Lapas Banten Dipindah ke Nusakambangan

Kamis, 10 September 2026 - 22:01 WIB

Eks Rektor UIN Jakarta Dipanggil Kejati Banten, Mahasiswa Geruduk Rektorat

Kamis, 10 September 2026 - 19:10 WIB

APBD 2027 Tangsel Diproyeksikan Rp4,9 Triliun

Berita Terbaru

Info Banten

Pemkot Tangsel Luncurkan Datara, Masyarakat Bisa Cek Status Bansos

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:31 WIB

Info Banten

35 Napi High Risk dari Lapas Banten Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:26 WIB