HARIANBANTEN.COM – Eni Warasati (60) ditemukan bersimbah darah di wilayah Babakan Tangkil, Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/9). Ia tewas setelah diduga dianiaya anak kandungnya Evi Wihandono (41).
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Wira Graha Setiawan menjelaskan, saat ditemukan korban masih dalam kondisi hidup, namun tak lama kemudian dinyatakan meninggal dunia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Korban saat ditemukan oleh warga di lokasi belum meninggal dunia. Kemudian warga dan anggota Polsek Kelapa Dua membawa ke rumah sakit, tidak lama kemudian yang bersangkutan meninggal dunia,” kata Wira, Kamis, 17 September 2026.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, terdapat sejumlah luka pada bagian belakang kepala korban yang diduga akibat hantaman benda tumpul. Setelah kejadian, pelaku yang merupakan anak kandung korban diketahui kembali ke rumahnya.
Baca Juga:
Gudang Oplosan Gas Subsidi di Tangsel Beroperasi 3 Minggu, Raup Untung Rp23 Ribu Perkilo
Polisi Bongkar Gudang Pengoplos Gas Subsidi di Tangsel, 1 Tersangka Ditangkap
Laporan Terbaru Huawei Paparkan 10 Arah Utama Menuju “Intelligent World 2035”
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan menelusuri benda yang diduga digunakan dalam penganiayaan tersebut. Pelaku akhirnya diamankan setelah polisi menemukan adanya luka pada tangannya.
“Pelaku langsung kami tangkap di lokasi, setelah kita melakukan pemeriksaan saksi-saksi, dan kita menduga ada satu benda yang kita duga digunakan oleh pelaku untuk melakukan kegiatannya,” terangnya.
Baca Juga:
Kronologi Ponsel Terbakar Bikin Panik Penumpang Commuter Line di Stasiun Rawa Buntu
Bukan Soal Dari Mana Memulai, Mahasiswa Horizon Education Buktikan Setiap Mimpi Layak Diperjuangkan
Amos International Candy Festival 2026 Hadirkan Inovasi Manis untuk Hidup yang Lebih Ceria dan Sehat
“Di situ kita susuri, kita amankan terduga pelaku, kita curigai dikarenakan ada luka di tangannya. Setelah kita lakukan pemeriksaan mendalam, ternyata memang yang bersangkutan melakukan perbuatan tersebut,” tambahnya.
Saat ini, Polisi masih mendalami kasus penganiayaan yang berujung pada kematian tersebut, termasuk mengetahui pasti motif pelaku.
“Untuk motif dan lain-lain kita masih lakukan penyelidikan dan penyidikan. Sesegera mungkin kita akan laporkan kepada rekan-rekan semuanya,” kata pungkasnya.









