Anggaran Miliaran ‘Ngendon’! Proyek Fisik di Tangsel Masih Tahap Lelang

- Pewarta

Kamis, 19 Juni 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten — Menjelang akhir triwulan kedua tahun 2025, serapan anggaran Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) baru mencapai 25,36 persen. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terhadap efektivitas pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menjelaskan bahwa hingga pertengahan Juni, pendapatan daerah telah terealisasi sebesar 42,9 persen, namun untuk belanja anggaran masih tertahan di angka 25 persen.

“Serapan anggaran memang harusnya sudah di atas 30 persen. Ini nanti jadi bahan kami untuk evaluasi OPD-OPD. Kami juga dorong agar pendapatan bisa tembus 50 persen di akhir bulan ini,” ujar Benyamin, Kamis (19/6/2025) di RSU Pondok Aren.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, lambatnya serapan terutama disebabkan oleh kegiatan konstruksi fisik yang masih dalam tahap pelelangan. Sementara program non-fisik telah lebih dahulu dijalankan.

“Belanja konstruksi fisik masih dalam proses pelelangan. Sedangkan kegiatan non-konstruksi sebagian besar sudah berjalan,” jelasnya.

Sekretaris Daerah Tangsel, Bambang Noertjahjo, menambahkan bahwa efisiensi anggaran juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi lambatnya realisasi belanja.

“Prosesnya bukan berarti belum dijalankan, tapi memang sifatnya kontraktual dan masih on progress. Nanti setelah APBD Perubahan jalan, akan lebih cepat realisasinya,” kata Bambang.

Dengan waktu yang tersisa di semester kedua, Pemkot Tangsel berharap realisasi anggaran bisa melonjak, terutama memasuki triwulan ketiga yang dinilai sebagai momentum percepatan program pembangunan.

Berita Terkait

Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga
Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan, Keluarga Masih Berharap Bisa Ditemukan
Anak Penganiaya Ibu Kandung di Tangerang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Motif Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Tangerang: Emosi Ditegur Bakar Kasur Almarhum Bapak
Pool Taksi Ciater Belum Miliki Amdalalin, Dishub Tangsel: Baru Diajukan Rabu Kemarin
Lahan Samping Rel Kereta di Ciputat Kebakaran, Ledakan Terdengar Beberapa Kali
DPRD Tangsel Soal Polemik Pool Taksi Ciater: Kami Terbuka Investasi, Tapi Taati Regulasi
Ibu 60 Tahun Tewas Dianiaya Anak Kandung di Kelapa Dua Tangerang

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:55 WIB

Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 15:11 WIB

Anak Penganiaya Ibu Kandung di Tangerang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 13:49 WIB

Motif Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Tangerang: Emosi Ditegur Bakar Kasur Almarhum Bapak

Jumat, 18 September 2026 - 20:10 WIB

Pool Taksi Ciater Belum Miliki Amdalalin, Dishub Tangsel: Baru Diajukan Rabu Kemarin

Jumat, 18 September 2026 - 15:16 WIB

Lahan Samping Rel Kereta di Ciputat Kebakaran, Ledakan Terdengar Beberapa Kali

Berita Terbaru