Antisipasi Kebabakaran, TPA Cipeucang Diurug Tanah Hingga Rutin Semprot

- Pewarta

Sabtu, 12 September 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan berbagai langkah antisipasi untuk meminimalisir potensi terjadinya kebakaran di Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Cipeucang.

 

Kepala UPTD TPA Cipeucang, Desna Gera Andika menjelaskan, langkah antisipasi yang dilakukan yaitu dengan mengurug tumpukan sampah menggunakan tanah merah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kita menggunakan tanah merah untuk bahan tutupannya, karena hanya tanah merah yang diatur dan diperbolehkan untuk menjadi lahan tutup di TPA yang diatur dalam Permen PU,” kata Desna ketika dihubungi, Sabtu, 12 September 2026.

 

Ia menyebut, landfill satu dan dua sudah seluruhnya diurug menggunakan tanah, sementara landfill tiga masih sekitar 70 persen.

 

“Kalau untuk pengurugannya kita menggunakan pengurugan yang diatur dalam Permen PU ya, kita terasering dan kita lakukan penutupan tanah merah dengan ketebalan 20 cm,” ungkapnya.

 

Sekain mengurug tanah, UPTD Cipeucang juga rutin melakukan penyemprotan untuk menghindari potensi kebakaran.

 

Penyemprotan dilakukan menggunakan drone hingga mobil operasional yang bersiaga di sekitar TPA.

 

“Kita rutin melakukan penyemprotan, pagi itu kita menggunakan drone dua kali, sore menggunakan drone dua kali jadi total menggunakan drone itu empat kali dengan kapasitas per penerbangannya itu sekitar 16 liter,” terangnya.

 

“Ditambah setiap siang kami melakukan penyemprotan dengan mobil tangki air kami pribadi, kami di UPT punya fasilitas mobil tangki jadi setiap siang kita kita lakukan penyiraman sekitaran landfill,” lanjutnya

 

Untuk menjangkau tumpukan sampah yang berada di kejauhan, UPTD menggandeng Damkar Tangsel untuk melakukan penyemprotan. Penyemprotan dijadwalkan seminggu sekali yaitu setiap hari Rabu.

 

“Jadi satu Minggu satu kali kita dibantu oleh Damkar untuk menjangkau keseluruhan landfill l, karena pada saat penyemprotan rutin setiap hari menggunakan mobil tangki kita, mobil tangki kita bertekanan rendah. jadi kita butuh mobil bantuan mobil Damkar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Viral Konser Orchestra Experience di BSD Batal Mendadak, Penonton Lapor Polisi
Polisi Temukan Surat Wasiat di Motor Pria yang Ditemukan Tewas di Kali Sasak Ciputat
Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Sasak Ciputat, Warga Sempat Lihat Korban Pesta Miras
Temuan Penyakit Influenza A di Tangsel Capai 256 Kasus
Wakil Walikota Tangsel Ungkap Alasan Utama Kepala Dispora Mundur
Guru ICM Ditetapkan Tersangka Pelecehan, Langsung Ditahan
Benyamin Dukung Langkah Dindik Banten Kirim Pelajar Bermasalah ke Barak TNI
Bikin Geger! Kepala Dispora Tangsel Mundur Jelang Porprov Banten, Ada Apa?

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Viral Konser Orchestra Experience di BSD Batal Mendadak, Penonton Lapor Polisi

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Polisi Temukan Surat Wasiat di Motor Pria yang Ditemukan Tewas di Kali Sasak Ciputat

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Sasak Ciputat, Warga Sempat Lihat Korban Pesta Miras

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Temuan Penyakit Influenza A di Tangsel Capai 256 Kasus

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Wakil Walikota Tangsel Ungkap Alasan Utama Kepala Dispora Mundur

Berita Terbaru