Baru Setengah Tahun, Warga Pondok Maharta Sudah 4 Kali Kebanjiran: “Capek Pencitraan Pemkot!”

- Pewarta

Selasa, 8 Juli 2025 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Tangsel Benyamin Davnie Saat Meninjau Lokasi Banjir di Pondok Maharta, Selasa (8/7/2025)

Walikota Tangsel Benyamin Davnie Saat Meninjau Lokasi Banjir di Pondok Maharta, Selasa (8/7/2025)

Harian Banten — Banjir kembali merendam kawasan Perumahan Pondok Maharta, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (8/7). Hujan deras sejak Senin malam menyebabkan air meluap hingga setinggi 100–140 cm, membuat ratusan warga harus mengungsi dan aktivitas lumpuh total. Ini menjadi banjir keempat yang terjadi hanya dalam kurun enam bulan terakhir.

Berdasarkan laporan yang diterima Harian Banten ketinggian air di RW 9 dan RW 10 mencapai 100 cm, merendam sekitar 400 kepala keluarga. Sementara itu  titik terdalam mencapai 140 cm, memaksa sedikitnya 24 orang mengungsi ke rumah kerabat maupun tempat aman.

Warga mulai kehilangan kesabaran. Mereka menilai Pemkot Tangerang Selatan hanya sibuk pencitraan lewat kunjungan ke lokasi banjir, tanpa solusi nyata yang menyelesaikan akar persoalan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami capek. Baru enam bulan, sudah empat kali banjir. Yang kami lihat cuma petugas foto-foto, terus hilang. Capek lihat pencitraan Pemkot, tapi enggak ada solusi nyata,” ujar Indah (42), warga RT 05 RW 10, sambil menunjuk lantai rumahnya yang masih terendam air.

Rohmani (61), warga lain, menuturkan bahwa banjir Maharta bukan hal baru. Ia mengaku sudah tinggal di sana sejak 2014, dan banjir terjadi hampir setiap tahun. Namun, dalam enam bulan terakhir, intensitasnya jauh lebih sering.

“Saya sudah tinggal di sini sejak 2014… Banjir sudah sering, udah enggak kehitung. Pompa itu tak dipakai cegah banjir, tapi baru dinyalakan setelah air masuk rumah,” katanya

Selain kerugian material, warga khawatir dengan keselamatan anak-anak. Beberapa anak terlihat berenang di genangan air meski arus cukup deras. Bahkan di lokasi ini, pada 2020 lalu, dua anak sempat hanyut terbawa arus dan satu di antaranya meninggal dunia, sebagaimana dilansir Satelitnews.com.

Sementara itu, Pemkot Tangerang Selatan melalui BPBD telah mengerahkan pompa air tambahan, membagikan bantuan makanan cepat saji, serta berjanji akan menambah 10 pintu air dan pompa baru melalui APBD 2025 . Namun, warga menganggap langkah itu tak cukup.

“Kalau cuma datang, foto, terus pulang, itu bukan solusi. Kami butuh normalisasi saluran air, bukan sekadar janji,” ujar Arif, Ketua RT setempat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari Wali Kota Tangerang Selatan terkait rencana jangka panjang penanganan banjir di Maharta

Berita Terkait

14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis
Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi
Tiang Beton di Jalan Serpong Roboh, Diduga Gegara Kabel Ketarik Truk
Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang
31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:08 WIB

14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Tiang Beton di Jalan Serpong Roboh, Diduga Gegara Kabel Ketarik Truk

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang

Berita Terbaru