Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur

- Pewarta

Selasa, 29 September 2026 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Sejumlah warga menggeruduk sebuah toko di wilayah Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang diduga menjual obat keras daftar G secara ilegal.

 

Penggerudukan itu dilakukan pada Sabtu (26/9). Saat digeruduk toko dalam keadaan tutup, warga pun membuka paksa toko menggunakan alat pemotong.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Salah seorang warga, Robi mengatakan, penggerudukan itu dilakukan karena warga resah dengan aktivitas penjualan obat keras di lingkungan mereka.

 

“Warga juga sudah terlalu resah. Jalan juga kan jadi macet, sudah kaya antre sembako. Ya sudah akhirnya warga semua turun tangan,” kata Robi, Selasa, 29 September 2026.

 

Robi menjelaskan, awalnya warga curiga karena toko tersebut sering didatangi oleh remaja. Banyaknya yang datang ke toko itu sampai membuat lalu lintas macet.

 

Setelah mencari informasi, diketahui bahwa toko itu ternyata diduga menjual obat keras tanpa izin.

 

“Jadi kan warga juga curiga jadinya. Kawatir juga jadi ngurusak anak bangsa,” ungkapnya.

 

Dalam penggerudukan itu, warga menemukan dua bungkus obat keras daftar G di dalam toko tersebut.

 

Panit Reskrim Polsek Pondok Aren, Iptu Rian Saputra, membenarkan peristiwa tersebut.

 

Ia menjelaskan, sebelumnya pada Jumat (25/9) pihak kepolisian sudah mendatangi toko karena adanya laporan masyarakat. Namun saat itu toko tersebut dalam keadaan tutup.

 

“Pada hari Sabtu video viral warga mendatangi toko tersebut, tetapi dalam keadaan tertutup. Namun warga tetap melakukan upaya paksa membuka toko, membuka rolling door tersebut secara paksa dan warga mendapatkan dua bungkus obat daftar G,” tuturnya.

 

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan adanya aktivitas penggerudukan langsung mendatangi TKP.

 

Pihak kepolisian langsung mengamankan barang bukti dan memintai keterangan saksi. ini peristiwa tersebut masih dalam proses penyelidikan.

 

“Setelah itu tim kami mencari saksi-saksi di sekitaran TKP dan langsung mencari informasi yang lebih lanjut agar kami dapat ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Berita Terkait

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat
Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkot Tangsel Kebut Proyek Turap di 3 Lokasi Banjir
Janda Beranak Lima di Tangsel Tinggal di Bawah Pohon, Rano Alfath Beri Bantuan dan Fasilitasi Kontrakan Setahun
DPRD Tangsel Minta ASN yang Terbukti Terlibat Judol Disanksi Tegas
10 ASN Tangsel Diduga Terjerat Judol, Pemkot Siapkan Sanksi Berat hingga Pemecatan
55 PNS Ucap Sumpah Jabatan, Walikota Tangsel Wanti-Wanti Soal Judol
Mundur Dari Kepala Dispora Tangsel, Mukroni Kini Jadi staf di BKPSDM
Korban Dugaan Pelecehan di ICM Lebih Dari Satu

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkot Tangsel Kebut Proyek Turap di 3 Lokasi Banjir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Janda Beranak Lima di Tangsel Tinggal di Bawah Pohon, Rano Alfath Beri Bantuan dan Fasilitasi Kontrakan Setahun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:59 WIB

DPRD Tangsel Minta ASN yang Terbukti Terlibat Judol Disanksi Tegas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:59 WIB

10 ASN Tangsel Diduga Terjerat Judol, Pemkot Siapkan Sanksi Berat hingga Pemecatan

Berita Terbaru

Info Banten

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat

Kamis, 8 Okt 2026 - 22:40 WIB