HARIANBANTEN.COM – Ada upaya mengadu domba di internal PDI Perjuangan terkait dengan isu dukungan Joko Widodo maju menjadi Ketua Umum PDIP pada 2024.
Hal itu disampaikan politikus PDIP yang juga menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Semarang, Minggu, 1 Oktober 2023.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) diusulkan sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan dan menjadikan Megawati Soekarnoputri sebagai Dewan Pembina.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Usulan itu disampaikan putra sulung Presiden Pertama Indonesia sekaligus kakak Megawati, Guntur Soekarno.
Menurut Ganjar Pranowo, dirinya dengan Presiden Jokowi merupakan orang partai politik yang memahami bagaimana aturan dan relasi di parpol.
Baca artikel lainnya di sini: PDIP Tanggapi Usulan agar Jokowi Jadi Ketua Umum PDI Perjuangan Gantikan Megawati Soekarnoputri
“(Ide Jokowi Ketum PDIP) itu sebuah ‘kengawuran’ dan imajinasi dari seorang yang tidak mengerti aturan di PDI Perjuangan”.
Baca Juga:
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Jaro Tanggungan 12 Baduy Saidi Putra Meninggal Dunia
Hibah KONI Tangsel Terganjal SPJ, Walikota Pastikan Tak Ganggu Porprov 2026
“Yang tidak mengerti relasi di antara kami di dalam partai, dan sangat sembrono,” ujar Ganjar Pranowo.
Mengenai suksesi ketua umum, lanjut dia, kongres partai sudah mengaturnya sehingga ide Jokowi merebut tampuk kepemimpinan PDIP itu tidak benar.
Ganjar Pranowo mengajak agar seluruh pendukung Presiden Jokowi konter isu tersebut, agar tidak menjadi bola liar.
“Saya meminta semua mewaspadai adanya penumpang gelap yang ingin menciptakan disharmoni hubungan di tubuh PDIP.”
Baca Juga:
Imbas Kebakaran Lahan Kosong di Ciputat, 12 Warga Alami Sesak Nafas
Kebakaran lahan kosong di Ciputat 27 Jam Belum Padam
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028
“Agar siapa pun tidak membuat gerakan yang merusak nama baik seseorang,” kata Ganjar Pranowo.***








