Gedung Belum Rampung, Sekolah Rakyat di Tangsel Baru Beroperasi 15 Agustus

- Pewarta

Selasa, 5 Agustus 2025 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten -Program Sekolah Rakyat (SR) tingkat menengah atas milik Kementerian Sosial (Kemensos) yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga kini belum juga beroperasi.

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten, Dicky Hardiana mengungkapkan, gedung SR Tangsel saat ini masih dalam tahap renovasi. Namun, ia memastikan proses tersebut akan rampung dan sekolah mulai beroperasi pada pertengahan bulan ini.

“Insya Allah tanggal 15 (Agustus 2025) informasi yang saya terima, mudah-mudahan sesuai rencana. Tinggal nunggu selesai renovasi,” ujar Dicky saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (4/8/2025).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

SR Tangsel disebut telah menampung 150 siswa yang dibagi ke dalam enam rombongan belajar (rombel). Seluruh siswa tersebut merupakan hasil pendataan dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN), dan termasuk dalam kategori masyarakat miskin ekstrem.

“Untuk siswa sudah ada, jadi nanti kalau sudah rampung, mereka akan dipanggil,” ujarnya.

Berbeda dengan SR Tangsel, Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak telah lebih dahulu beroperasi. SR Lebak menampung 100 siswa dalam empat rombel, karena bangunannya telah selesai sejak tahap pertama pembangunan.

“Kalau di Tangsel itu masuk kategori 1B tahap 2, kalau di Lebak tahap 1 sudah beroperasi kemarin,” jelas Dicky.

Adapun penempatan siswa di dua wilayah tersebut juga dibedakan. SR Lebak hanya diperuntukkan bagi masyarakat setempat, sementara SR Tangsel akan menampung siswa dari tujuh kabupaten/kota lain di Provinsi Banten yang belum memiliki SR.

“Yang diusulkan untuk tahap 1B itu ada dua, satu dari Pemprov dan satu dari Pemda Lebak. Yang Lebak khusus untuk masyarakat Lebak, kalau yang dari Pemprov kami ambil dari tujuh kabupaten/kota, cuma lokasi sekolahnya di Tangsel,” terangnya.

Terkait tenaga pendidik, Dicky menyebut seluruh guru untuk dua sekolah tersebut telah disiapkan. Proses rekrutmen dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten.

“Gurunya itu dari Pemprov juga. Proses seleksinya dilakukan oleh Dindik,” pungkasnya.

Berita Terkait

ICM Nonaktifkan Guru yang Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan ke Siswinya
DPO Kasus Judol Ditangkap di Thailand, Terlibat Operasional 3 Situs dengan Perputaran Uang Rp1 Triliun
Walikota Tangsel Minta Kasus Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diselesaikan Secara Hukum
Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional di Tangsel, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
Andra Soni Sambangi Keluarga Jurnalis yang Hilang, Pencarian Diperluas hingga Bengkulu
Dishub Tangsel Akan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Rawa Buntu 28-30 September
Sinar Mas Land Raih Top 10 Developers Award Hubexo Asia Awards 2026
Jenazah ABK Kapal Ditemukan, Harapan Keluarga Jurnalis Kembali Menyala

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:21 WIB

ICM Nonaktifkan Guru yang Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan ke Siswinya

Sabtu, 26 September 2026 - 18:57 WIB

DPO Kasus Judol Ditangkap di Thailand, Terlibat Operasional 3 Situs dengan Perputaran Uang Rp1 Triliun

Sabtu, 26 September 2026 - 15:01 WIB

Walikota Tangsel Minta Kasus Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diselesaikan Secara Hukum

Jumat, 25 September 2026 - 17:16 WIB

Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional di Tangsel, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 - 14:28 WIB

Andra Soni Sambangi Keluarga Jurnalis yang Hilang, Pencarian Diperluas hingga Bengkulu

Berita Terbaru