Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta

- Pewarta

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Aksi pencurian panel box lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) marak terjadi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Akibatnya, puluhan lampu jalan di sejumlah ruas jalan utama padam dan menimbulkan kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel mencatat, sepanjang tahun 2026 sedikitnya 30 panel box PJU telah dicuri di berbagai wilayah.

Kasus terbaru terjadi pada Senin (22/6) malam. Sebanyak lima panel box raib digondol pencuri yang menyebabkan lampu PJU di sejumlah ruas jalan tidak berfungsi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dishub Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat, mengatakan lima lokasi yang menjadi sasaran pencurian terbaru berada di Jalan Ciater Raya Serpong, Jalan Serua Raya Ciputat, Jalan Aria Putra Ciputat, Jalan Maruga Raya Ciputat, dan Jalan Parakan Raya Pamulang.

“Terbaru ada lima panel box di Jalan Ciater Raya Serpong, Jalan Serua Raya Ciputat, Jalan Aria Putra Ciputat, Maruga Raya Ciputat, dan Jalan Parakan Raya Pamulang,” kata Ayep, Selasa (23/6/2026).

Menurut Ayep, pencurian panel box PJU kini menjadi perhatian serius karena tidak hanya terjadi di Tangsel, tetapi juga di sejumlah daerah lain.

Para pelaku umumnya mengincar komponen yang berada di dalam panel box, seperti Miniature Circuit Breaker (MCB), fotokromik, dan perangkat kelistrikan lainnya yang berfungsi mengatur operasional lampu jalan.

“Kalau totalnya mungkin ada 30 box yang dicuri. Kalau itu diambil, otomatis lampunya mati,” ujarnya.

Satu panel box diketahui terhubung dengan sekitar 10 hingga 20 titik lampu PJU di satu ruas jalan. Hilangnya perangkat tersebut membuat lampu jalan tidak dapat beroperasi secara normal.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Dishub Tangsel melakukan langkah darurat dengan menyambungkan kabel secara langsung agar lampu tetap bisa menyala. Namun, cara ini membuat pengoperasian lampu harus dilakukan secara manual.

“Kalau lagi ada stok persediaan barang bisa langsung kita eksekusi ganti. Kalau tidak tersedia ya terpaksa kita langsungin (sambung) dengan kendala kalau pagi kita matiin, cabut lagi, biar tidak menyala terus,” jelasnya.

Akibat maraknya pencurian tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp50 juta.

“Untuk total kerugian kurang lebih mencapai Rp50 juta,” pungkas Ayep.

Berita Terkait

Operasi Berantas Jaya 2026: Polres Tangsel Tangkap 70 Tersangka Curanmor
Aly Taufik di Hadapan Fatayat NU Tangsel: PKB Punya Tugas Besar Membersamai NU
Sering Dilanda Kekeringan, Warga Keranggan Tangsel Minta Dibuatkan Sumur Bor
KLH Segel Pabrik Pengolahan Aluminium Ilegal di Kabupaten Tangerang
16 Tahun Menunggu, Masyarakat Kasepuhan Lebak Titip Harapan ke Ahmad Fauzi: Sahkan RUU Masyarakat Adat Tahun Ini
Tukar Pelat Nomor demi Curi Motor di PIK 2, RR Akhirnya Dibekuk Polisi
Febrie Adriansyah Tunjuk Hotman Paris Jadi Pengacaranya
Diduga Disegel Vendor, Belasan Ruang Kelas di Kampus Untirta Lumpuh
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:45 WIB

Operasi Berantas Jaya 2026: Polres Tangsel Tangkap 70 Tersangka Curanmor

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:13 WIB

Aly Taufik di Hadapan Fatayat NU Tangsel: PKB Punya Tugas Besar Membersamai NU

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:02 WIB

Sering Dilanda Kekeringan, Warga Keranggan Tangsel Minta Dibuatkan Sumur Bor

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:13 WIB

KLH Segel Pabrik Pengolahan Aluminium Ilegal di Kabupaten Tangerang

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:47 WIB

16 Tahun Menunggu, Masyarakat Kasepuhan Lebak Titip Harapan ke Ahmad Fauzi: Sahkan RUU Masyarakat Adat Tahun Ini

Berita Terbaru