HARIANBANTEN.COM – Warga Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyoroti masalah rujukan dalam pelayanan medis yang dinilai lambat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sorotan itu diungkapkan warga dalam acara talk show kesehatan yang dihadiri langsung oleh anggota DPRD Kota Tangsel dari daerah pemilihan (dapil) tersebut yaitu, Julham Firdaus.
Julham mengatakan, dalam talk show itu terdapat salah satu point pembahasan yang harus menjadi perhatian, yaitu mengenai mekanisme rujukan.
Baca Juga:
Sempat Diguyur Hujan, Ansor Fest 2026 Hari Pertama Berlangsung Meriah
Dishub Tangsel Mulai Kembangkan ITTS, CCTV dan AI Disiapkan untuk Deteksi Kemacetan Lebih Dini
Pemkot Tangsel Didorong Ambil Alih Aset PDAM Serpong, BUMD PITS Sanggup Mengelola
“Point yang disoroti adalah lambatnya komunikasi rujukan dari Puskesmas ke RSUD dan konfirmasi yang panjang dari sebuah tindakan respon medis,” kata Julham ketika dikonfirmasi, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Padahal, lanjutnya, ketika warga harus dirujuk ke suatu fasilitas layanan kesehatan, berarti warga tersebut perlu mendapatkan tindakan yang lebih serius. Oleh karena itu respons cepat sangat diperlukan dalam situasi tersebut.
Baca Juga:
Korban Perundungan SMPN 10 Tangsel Akhirnya Bikin Laporan Polisi
Toleransi Nol Terhadap Pembakaran: RSPO Memperkuat Standar Ketat Tanpa Pembakaran
Julham menerangkan, selain itu, warga juga menyoroti kanal pengaduan khusus kesehatan yang dinilai kurang responsif.
“Terus mekanisme digital dan aplikasi aduan kesehatan juga tidak cepat, ketidakpuasan konsultasi kesehatan juga secara aplikasi masih dirasakan masyarakat,” tuturnya.
Julham mengaku akan menyerap keluhan warga dan menindaklanjutinya dengan berkoordinasi dengan Komisi II DPRD yang bermitra langsung dengan RSUD Tangsel.
“Saya akan berkoordinasi dengan komisi 2 sebagai mitra kesehatan RSUD untuk menyampaikan masukan dari talk show warga Victor Buaran karena perlu adanya pembenahan, perlu adanya peningkatan-peningkatan pelayanan kesehatan yang baik, cepat dan responsif,” pungkasnya.









