HARIANBANTEN.COM – Korban ledakan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bernama Andri Rachmanto yang sempat mendapatkan perawatan medis akibat luka bakar dinyatakan meninggal dunia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia dinyatakan meninggal pada Selasa malam (27/10) sekira pukul 22.22 WIB.
“Tadi malam tanggal 27 Oktober 2026 pukul 22.22 WIB dinyatakan meninggal dunia,” kata Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Fery Afrilio Christanto, melalui keterangan tertulis, Rabu, 28 Oktober 2026.
Baca Juga:
DPRD Minta Pemkot Tangsel Ambil Alih Aset PDAM Serpong, Singgung Amanat UU
Penerjemah dan Insan Media dari Tiongkok dan Berbagai Negara Bahas Penggerak Baru Pembangunan Yantai
Jiahui Buka Pusat Terapi Sel Internasional, Perluas Akses Pengobatan CAR-T secara Global
Andri merupakan warga Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Dalam insiden ledakan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu (14/10) ia merupakan salah satu dari 13 korban.
Andri mengalami luka bakar sekitar 90 persen. Setelah dievakuasi dari lokasi kejadian ia langsung dibawa menuju RSUD Tangsel. Karena harus mendapatkan penanganan khusus ia akhirnya dirujuk ke RSUD Tarakan.
Baca Juga:
Kota Tangsel Miliki Markas Kodim Baru
Envision Energy Hadirkan Sistem Energi Baru Berbasis AI untuk Industri Tambang dan Pengolahan Logam
“Andri Rachmanto bin Sutoyo, alamat Pondok Pinang, Jakarta Selatan, korban ledakan dari RSUD Tangsel yang dirujuk ke RSUD Tarakan karena luka bakar yang cukup serius 90 persen,” ungkapnya.
Diketahui ledakan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu (14/10) menyebabkan 13 orang menjadi korban. Dari 13 korban, dua dinyatakan meninggal dunia sedangkan 11 lainnya mengalami luka ringan hingga berat.







