Kekeringan di Tangsel Meluas Hingga Kecamatan Serpong, 222 KK Krisis Air Bersih

- Pewarta

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Kekeringan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin meluas. Dari yang sebelumnya hanya terjadi di Kecamatan Setu, kini beberapa warga Kecamatan Serpong juga mulai kesulitan air bersih.

 

Berdasarkan catatan terbaru BPBD Tangsel, kekeringan kini telah mencapai 10 titik yang tersebar di dua Kecamatan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Terdapat 10 titik kekeringan. 9 titik di kelurahan keranggan, Kecamatan Setu, satu titik di Kelurahan Serpong, Kecamatan serpong,” kata Sekretaris BPBD Tangsel, Essa Nugraha, Ketika dikonfirmasi, Kamis, 6 Agustus 2026.

 

Essa menjelaskan, kekeringan itu disebabkan karena saat ini telah memasuki musim kemarau panjang sehingga tidak ada curah hujan turun dalam beberapa waktu terakhir.

 

Kondisi itu membuat beberapa wilayah yang letak geografisnya berada di dataran tinggi membuat cadangan air habis.

 

“Selain itu juga, sebagian besar warga setempat masih mengandalkan sumur gali atau sumur dangkal yang langsung berdampak ketika permukaan air tanah turun,” tuturnya.

 

Dari total 10 titik kekeringan tersebut. sebanyak 222 Kepala Keluarga (KK) terdampak kesulitan air bersih.

 

Essa mengungkapkan, Pemkot Tangsel melalui BPBD dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) hingga saat ini masih terus mendistribusikan air bersih kepada warga yang terdampak.

 

Hingga Selasa (4/8), tercatat sudah 206.050 liter air bersih didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

 

“Sampai dengan 4 Agustus 2026 sudah sebanyak 206.050 liter terdistribusikan,” ungkapnya.

 

Di samping itu, Essa pun menghimbau kepada masyarakat untuk lebih menghemat penggunaan air bersih selama musim kemarau. Apalagi, musim kemarau tahun ini diprediksi akan lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya.

 

“Kami himbau untuk menghemat penggunaan air bersih karena diprediksi kemarau kali ini lebih panjang dan lebih kering di banding musim kemarau yg pernah terjadi,” terangnya.

 

“Selain itu diharapkan segera melapor ke unsur kewilayahan melaui RT, RW dan Lurah atau bisa melalui layanan darurat 112 ketika terjadi kekurangan air bersih sehingga Pemkot Tangsel bisa dengan cepat merespon dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih,” pungkasnya.

Berita Terkait

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas
Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur
DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan
Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah
Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno
Pengalihan PPPK ke Pusat Berpotensi Ringankan Beban APBD
340 Pesilat Cilik Ramaikan Bocil Championship IV Tangsel, Atlet Nasional Ikut Beri Motivasi
ICM Nonaktifkan Guru yang Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan ke Siswinya

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:02 WIB

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 11:37 WIB

Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur

Senin, 28 September 2026 - 19:30 WIB

DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan

Senin, 28 September 2026 - 14:10 WIB

Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno

Berita Terbaru