Kementerian PU Akan Tata Wilayah Tangsel, Kemacetan Hingga Banjir Menjadi Sorotan

- Pewarta

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan melakukan penataan sebagian kawasan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), khususnya pada koridor Pamulang hingga Serpong.

 

Rencana itu disampaikan Kementerian PU dalam Kick-Off Meeting Penyusunan Rencana Pengembangan dan Evaluasi Kebermanfaatan Infrastruktur PU Kawasan Perkotaan Tangsel di Gedung Galeri Koperasi, Serpong, Selasa (11/8).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Team Leader Badan Pengembang Infrastruktur Wilayah Kementerian PU, Isro Saputra mengatakan, tahap awal penataan dilakukan melalui kajian untuk menentukan rencana pengembangan infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan Kota Tangsel.

 

“Hari ini kita kick off meeting terkait dengan kegiatan penyusunan rencana pengembangan infrastruktur di Kota Tangerang Selatan,” kata Isro kepada wartawan.

 

Menurutnya, kawasan yang menjadi fokus penataan meliputi Kecamatan Pamulang, Setu hingga Serpong.

 

Wilayah tersebut diprioritaskan lantaran dinilai masih berkembang secara sporadis. Kondisi itu berbeda dengan sejumlah kecamatan lain yang dinilai telah tertata karena pengembangannya banyak dikelola pihak swasta.

 

“Sedangkan untuk di koridor Pamulang itu yaitu masih berkembang dengan sporadis. Sehingga memang intervensi pemerintah itu perlu, sangat perlu dalam penataan koridor itu,” tuturnya.

 

Isro mengatakan, penataan kawasan Tangsel penting dilakukan mengingat kota bermotto Cerdas, Modern, Religius tersebut merupakan salah satu daerah penyangga Jakarta sebagai kawasan metropolitan.

 

Dalam prosesnya, Kementerian PU bersama pemerintah provinsi dan Pemkot Tangsel akan memetakan sejumlah persoalan mendasar di kawasan tersebut.

 

Permasalahan yang menjadi perhatian antara lain kemacetan, banjir, pengelolaan sampah hingga sanitasi.

 

“Misalnya kaitan dengan kemacetan di situ, kaitan dengan banjir, kaitan dengan pengelolaan persampahan, kaitan dengan sanitasi,” ungkapnya.

 

Saat ini, Kementerian PU bersama Pemerintah Provinsi Banten dan Pemkot Tangsel masih melakukan observasi untuk mengidentifikasi persoalan di lapangan.

 

Hasil observasi tersebut nantinya akan dilanjutkan dengan analisis, penyusunan, hingga perancangan penataan kawasan.

 

Dengan demikian, hasil akhirnya tidak hanya berupa kajian dan rekomendasi, tetapi juga rancangan dasar atau basic design pengembangan kawasan.

 

“Setelah observasi akan ada analisis, akan ada penyusunan dan perancangan. Jadi keluarannya tidak hanya studi keluar, rekomendasi, tidak. Tapi kita merancang. Jadi kayak basic design istilahnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Terekam CCTV, Maling Gasak Motor di Ciputat Dalam Hitungan Detik
Antisipasi Abu Vulkanik Kembali Menyebar, 3 Ruas Jalan Protokol di Tangsel Disemprot Air
Pembelajaran Jarak Jauh di Tangsel Perpanjang 2 Hari
Dua Klenteng di Tangerang Berseteru soal Tanah, Boen Tek Bio Menang di PTUN
Guru di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum P3K Dindikbud: Area Tubuh Sensitif Difoto Lalu Disebar
Abu Vulkanik Masih Selimuti Tangsel, Pemkot Buka Peluang Perpanjang PJJ
Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sekolah Tangsel PJJ Sehari
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Dindikbud Kota Serang Alihkan KBM ke Online Mulai Besok

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:12 WIB

Terekam CCTV, Maling Gasak Motor di Ciputat Dalam Hitungan Detik

Selasa, 8 September 2026 - 07:55 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik Kembali Menyebar, 3 Ruas Jalan Protokol di Tangsel Disemprot Air

Selasa, 8 September 2026 - 07:52 WIB

Pembelajaran Jarak Jauh di Tangsel Perpanjang 2 Hari

Senin, 7 September 2026 - 16:09 WIB

Dua Klenteng di Tangerang Berseteru soal Tanah, Boen Tek Bio Menang di PTUN

Senin, 7 September 2026 - 14:24 WIB

Guru di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum P3K Dindikbud: Area Tubuh Sensitif Difoto Lalu Disebar

Berita Terbaru