Pemkot Tangsel Raup Pendapatan Pajak Rp1,4 Triliun Pada Semester I 2026

- Pewarta

Senin, 20 Juli 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat pendapatan Rp1,4 triliun atau tepatnya Rp1.491.605.255.294 dari sektor pajak selama semester I 2026.

 

“Realisasi sampai dengan bulan Juni atau semester satu 2026 mencapai Rp1,4 triliun,” kata Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tangsel, Rahayu Sayekti, ketika ditemui di DPRD Tangsel, Senin, 20 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ayu, sapaan akrabnya, menjelaskan, pendapatan itu diraih dari 11 mata pajak yang berlaku di Kota Tangsel.

 

Berdasarkan catatan Bapenda Tangsel, Pajak Bumi Bangunan (PBB) menjadi mata pajak dengan penyumbang pendapatan terbesar yang mencapai Rp368 miliar.

 

Diikuti Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang mencapai Rp363 miliar, lalu pajak Makanan dan Minuman yang mencapai Rp259 miliar.

 

Posisi keempat di tempati Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Rp167 miliar, selanjutnya pajak tenaga listrik yang mencapai Rp144 miliar.

 

Sementara Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tercatat mencapai Rp92 miliar, Pajak Kesenian dan Hiburan mencapai Rp29 miliar, serta Perhotelan Rp27 miliar.

 

Sementara tiga mata pajak dengan pendapatan terendah diantaranya pajak reklame Rp25 miliar, jasa parkir Rp10 miliar dan pajak air tanah Rp3 miliar.

 

Ayu mengungkapkan, pada tahun 2026 Pemkot Tangsel menargetkan pendapatan pajak sebesar Rp2,7 triliun.

 

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya telah menyusun berbagai langkah, mulai dari sosialisasi kepatuhan terhadap para wajib pajak hingga menyediakan layanan digital.

 

“Yang utama tentu peningkatan pelayanan untuk proses pembayaran pajak, lalu peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta digitalisasi layanan dan tata kelola perpajakan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas
Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur
DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan
Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah
Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno
Pengalihan PPPK ke Pusat Berpotensi Ringankan Beban APBD
340 Pesilat Cilik Ramaikan Bocil Championship IV Tangsel, Atlet Nasional Ikut Beri Motivasi
ICM Nonaktifkan Guru yang Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan ke Siswinya

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:02 WIB

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 11:37 WIB

Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur

Senin, 28 September 2026 - 19:30 WIB

DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan

Senin, 28 September 2026 - 14:10 WIB

Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno

Berita Terbaru