Polisi Tangkap Ketua Ormas Grib Tangsel

- Pewarta

Sabtu, 24 Mei 2025 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi di lokasi perkara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi di lokasi perkara.

Harian Banten –Polisi menangkap Ketua DPC Gerakan Raya Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya) Kota Tangerang Selatan bersama 16 orang lainnya dalam insiden sengketa lahan di kawasan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Tangsel Sabtu (24/5/2025).

Mereka yang diamankan terdiri dari 10 anggota GRIB Jaya dan enam orang warga yang mengklaim sebagai ahli waris atas tanah yang disengketakan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Penangkapan ini dilakukan untuk mencegah potensi konflik yang lebih besar serta menjaga ketertiban di lokasi.

“Salah satunya adalah berinisial Y, yang merupakan Ketua DPC ormas GRIB Jaya Tangsel,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi menyebut, para tersangka melakukan penguasaan lahan tanpa hak atas tanah milik BMKG. Mereka sempat berselisih dengan petugas BMKG dan bersikukuh bahwa lahan tersebut adalah milik ahli waris yang mereka bela.

Tak hanya itu, aparat juga mengungkap adanya praktik penyewaan lahan oleh pihak-pihak yang diamankan. Lahan yang masih dalam status sengketa itu disewakan kepada sejumlah pedagang, termasuk warung pecel lele dengan tarif sewa Rp3,5 juta per bulan. Bahkan, seorang penjual hewan kurban disebut telah membayar hingga Rp22 juta kepada oknum pengurus GRIB yang kini turut diamankan.

“Para pelaku menyewakan lahan yang bukan haknya kepada pedagang, dan telah menerima sejumlah uang dari aktivitas ilegal tersebut,” tegas Kombes Ade Ary di lokasi.

Penangkapan berlangsung kondusif tanpa perlawanan. Seluruh pihak yang diamankan dibawa menggunakan dua truk tahanan milik Resmob Polda Metro Jaya. Saat ini proses hukum dan mediasi antara pihak-pihak yang berseteru masih terus berlangsung.

 

Berita Terkait

Demokrat Tangsel Warning Wacana Pecah Dapil Pamulang: Politik Bisa Makin Mahal
Direktur Speak Up Nilai Perjanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bertentangan Dengan Prinsip Meritokrasi ASN
PPPK Paruh Waktu Lebak Mengeluh, Ada yang Hanya Terima Rp500 Ribu
Penghuni Apartemen Green Lake Ciputat Ditemukan Tak Bernyawa, Terungkap Usai Bau Menyengat Menyebar
Golkar Dorong Pemekaran Wilayah Ketimbang Pecah Dapil Pamulang
Soal Wacana Pecah Dapil Pamulang, KPU Tangsel Masih Tunggu PKPU
Antisipasi Penyebaran Penyakit, Seluruh Hewan Kurban di Tangsel Akan Diperiksa Kesehatan
Maling Bobol Yayasan Anak Berkebutuhan Khusus di Tangsel

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:49 WIB

Demokrat Tangsel Warning Wacana Pecah Dapil Pamulang: Politik Bisa Makin Mahal

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:39 WIB

Direktur Speak Up Nilai Perjanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bertentangan Dengan Prinsip Meritokrasi ASN

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:06 WIB

PPPK Paruh Waktu Lebak Mengeluh, Ada yang Hanya Terima Rp500 Ribu

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:05 WIB

Penghuni Apartemen Green Lake Ciputat Ditemukan Tak Bernyawa, Terungkap Usai Bau Menyengat Menyebar

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:51 WIB

Soal Wacana Pecah Dapil Pamulang, KPU Tangsel Masih Tunggu PKPU

Berita Terbaru

Info Banten

PPPK Paruh Waktu Lebak Mengeluh, Ada yang Hanya Terima Rp500 Ribu

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:06 WIB