TANGERANG SELATAN – Sejumlah orang tua siswa baru di SMP Negeri 7 Tangerang Selatan mengaku kebingungan setelah diinformasikan harus menyiapkan biaya sekitar Rp1,3 juta untuk pengadaan seragam, meski sebelumnya Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyatakan seragam batik dan olahraga bagi siswa baru digratiskan mulai Tahun Ajaran 2026/2027.
Informasi tersebut diterima orang tua saat menghadiri proses daftar ulang di SMPN 7 Tangerang Selatan. Dalam kegiatan itu, siswa diminta melakukan pengukuran badan untuk kebutuhan pembuatan seragam, sementara ukuran masing-masing dicatat oleh guru yang bertugas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut keterangan yang diterima orang tua, guru yang melakukan pendataan menyampaikan bahwa biaya pengadaan seragam pada tahun ajaran sebelumnya sekitar Rp1,3 juta dan diperkirakan tidak akan jauh berbeda pada tahun ini.
Paket seragam tersebut disebut meliputi seragam batik, seragam olahraga, seragam muslim, dan almamater sekolah. Sementara seragam putih biru, seragam pramuka, dan sepatu dapat dibeli sendiri di luar sekolah.
Baca Juga:
Kecelakaan Libatkan 2 Motor di Ciputat, Seorang Pengendara Meninggal di Tempat
MTsN 1 Tangsel Bantah Pungutan? Kemenag Akui Donasi Rp2,9 Juta Sudah Jadi Tradisi Tahunan
Salah seorang wali murid mengaku terkejut mendengar informasi tersebut. Ia mempertanyakan kebijakan tersebut lantaran sebelumnya telah mendengar adanya program seragam gratis dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
“Katanya kan seragam digratiskan. Tapi kok ini kita diinfo harus tetap bayar ya,” keluh salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya.
Baca Juga:
MTs Negeri di Tangsel Diduga Minta Donasi Rp2,9 Juta Kepada Wali Murid
Cision Luncurkan PR Newswire Amplify™ di Asia Pasifik, Perluas Kapabilitas Komunikasi Berbasis AI
Cision Luncurkan PR Newswire Amplify™ di Asia Pasifik, Perluas Kapabilitas Komunikasi Berbasis AI
Orang tua juga diinformasikan bahwa pembayaran seragam belum dilakukan saat daftar ulang. Jadwal pembayaran maupun pengambilan seragam akan disampaikan kemudian melalui grup WhatsApp kelas yang telah diikuti oleh para siswa baru.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan menyampaikan bahwa mulai Tahun Ajaran 2026/2027, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggratiskan seragam batik dan seragam olahraga bagi seluruh siswa kelas VII SMP negeri. Program tersebut bertujuan meringankan beban ekonomi orang tua dan didanai melalui anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).
Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui apakah perkiraan biaya sekitar Rp1,3 juta yang disampaikan kepada orang tua siswa di SMPN 7 Tangerang Selatan telah memperhitungkan program seragam gratis tersebut atau terdapat mekanisme pengadaan lain yang berlaku.
Harian Banten masih berupaya mengonfirmasi Kepala SMP Negeri 7 Tangerang Selatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, serta Pemerintah Kota Tangerang Selatan guna memperoleh penjelasan mengenai rincian biaya seragam dan implementasi program seragam gratis di sekolah tersebut.









