HARIANBANTEN.COM – Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bernama Odik Kusniawan (26) diberikan tindakan tegas terukur atau ditembak ketika melawan saat hendak ditangkap di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Pelaku ditembak saat beraksi di area parkir Gereja Kristen Alkitab Indonesia (GKAI) di Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Senin (6/7) dini hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terpaksa kita lakukan tindakan tegas terukur karena yang bersangkutan pada saat penangkapan berupaya untuk melawan petugas,” kata Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, Senin, 6 Juli 2026.
Berdasarkan hasil pendalaman diketahui bahwa pelaku merupakan residivis kasus curanmor.
Dari penangkapan itu, Polisi turut mengamankan airsoft gun hingga satu bilah senjata tajam.
“Kita amankan satu buah airsoft gun beserta dengan satu senjata tajam berupa pisau,” ungkapnya.
Baca Juga:
GOVWARE 2026 HADIRKAN PEMIMPIN KEAMANAN SIBER GLOBAL DI TENGAH PERKEMBANGAN AGENTIC AI
Furniture China dan Maison Shanghai 2026 Sukses Besar di Pudong, Shanghai
*Penangkapan 15 Pelaku Curanmor*
Odik merupakan salah satu dari 15 pelaku curanmor yang ditangkap jajaran Polres Tangsel selama tiga hari pelaksanaan Operasi Berantas Jaya 2026.
15 pelaku curanmor yang ditangkap merupakan hasil penyelidikan dari 12 laporan polisi.
Baca Juga:
ADVAN dan bolttech bermitra meluncurkan ADP Protection untuk pelanggan AIR NEO
DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan
Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah
“Dapat kita informasikan bahwa Polres Tangerang Selatan beserta Polsek jajaran telah mengungkap 12 laporan polisi dan mengamankan 15 orang tersangka,” tuturnya.
Para pelaku diketahui merupakan komplotan yang sering beraksi di wilayah Tangerang Raya.
Dari penangkapan itu, Polisi mengamankan berbagai barang bukti, mulai dari belasan sepeda motor hingga airsoft gun.
Sepeda motor tersebut selanjutnya dikembalikan kepada para pemilik sah kendaraan.
“Dari 12 laporan polisi ini, kita telah mengamankan 15 unit kendaraan bermotor roda dua, satu unit kendaraan bermotor roda empat jenis mobil boks, kemudian satu airsoft gun, satu senjata tajam berupa pisau, dan 10 butir amunisi peluru tajam dengan kaliber 9 mm,” pungkasnya.











