Polisi Tembak Maling yang Gasak Motor di Gereja Ciputat

- Pewarta

Senin, 6 Juli 2026 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bernama Odik Kusniawan (26) diberikan tindakan tegas terukur atau ditembak ketika melawan saat hendak ditangkap di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

 

Pelaku ditembak saat beraksi di area parkir Gereja Kristen Alkitab Indonesia (GKAI) di Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Senin (6/7) dini hari.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Terpaksa kita lakukan tindakan tegas terukur karena yang bersangkutan pada saat penangkapan berupaya untuk melawan petugas,” kata Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, Senin, 6 Juli 2026.

 

Berdasarkan hasil pendalaman diketahui bahwa pelaku merupakan residivis kasus curanmor.

 

Dari penangkapan itu, Polisi turut mengamankan airsoft gun hingga satu bilah senjata tajam.

 

“Kita amankan satu buah airsoft gun beserta dengan satu senjata tajam berupa pisau,” ungkapnya.

 

*Penangkapan 15 Pelaku Curanmor*

 

Odik merupakan salah satu dari 15 pelaku curanmor yang ditangkap jajaran Polres Tangsel selama tiga hari pelaksanaan Operasi Berantas Jaya 2026.

 

15 pelaku curanmor yang ditangkap merupakan hasil penyelidikan dari 12 laporan polisi.

 

“Dapat kita informasikan bahwa Polres Tangerang Selatan beserta Polsek jajaran telah mengungkap 12 laporan polisi dan mengamankan 15 orang tersangka,” tuturnya.

 

Para pelaku diketahui merupakan komplotan yang sering beraksi di wilayah Tangerang Raya.

 

Dari penangkapan itu, Polisi mengamankan berbagai barang bukti, mulai dari belasan sepeda motor hingga airsoft gun.

 

Sepeda motor tersebut selanjutnya dikembalikan kepada para pemilik sah kendaraan.

 

“Dari 12 laporan polisi ini, kita telah mengamankan 15 unit kendaraan bermotor roda dua, satu unit kendaraan bermotor roda empat jenis mobil boks, kemudian satu airsoft gun, satu senjata tajam berupa pisau, dan 10 butir amunisi peluru tajam dengan kaliber 9 mm,” pungkasnya.

Berita Terkait

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas
Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur
DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan
Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah
Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno
Pengalihan PPPK ke Pusat Berpotensi Ringankan Beban APBD
340 Pesilat Cilik Ramaikan Bocil Championship IV Tangsel, Atlet Nasional Ikut Beri Motivasi
ICM Nonaktifkan Guru yang Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan ke Siswinya

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:02 WIB

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 11:37 WIB

Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur

Senin, 28 September 2026 - 19:30 WIB

DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan

Senin, 28 September 2026 - 14:10 WIB

Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno

Berita Terbaru