Ratusan Porsi MBG di Pandeglang Berakhir Jadi Pakan Ternak

- Pewarta

Senin, 15 Juni 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Caringin 1, Kabupaten Pandeglang, tidak terserap akibat rendahnya tingkat kehadiran siswa menjelang akhir semester. Sisa makanan yang tidak terdistribusi itu bahkan berakhir menjadi pakan ternak milik warga.

 

Guru Kelas V SDN Caringin 1, Armadi, mengatakan jumlah siswa yang hadir di sekolah saat ini hanya sekitar separuh dari total peserta didik. Kondisi tersebut membuat banyak porsi makanan yang telah disiapkan tidak diambil oleh penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Dari total siswa yang ada, banyak yang tidak masuk karena kegiatan belajar sudah mendekati akhir semester. Kami sudah mengimbau melalui grup, tetapi tetap banyak yang tidak hadir,” kata Armadi, Sabtu (13/6/2026).

 

Program MBG di SDN Caringin 1 menyasar 262 siswa serta 13 guru dan satu penjaga sekolah. Namun, tidak seluruh penerima manfaat hadir saat makanan didistribusikan.

 

Pihak sekolah mengaku telah berupaya menghubungi siswa yang tidak masuk agar datang mengambil jatah makanan mereka. Namun, imbauan tersebut tidak mendapat respons dari sebagian besar siswa.

 

“Kami sudah konfirmasi kepada yang tidak hadir untuk mengambil MBG, tapi tidak ada yang datang,” ujarnya.

 

Karena makanan yang sudah diproduksi tidak bisa disimpan terlalu lama, sekolah akhirnya menyalurkan sisa makanan kepada warga yang memiliki ternak seperti ayam dan bebek.

 

Langkah itu dilakukan untuk menghindari makanan terbuang sia-sia sekaligus memastikan wadah makanan atau ompreng dapat segera dikembalikan dalam kondisi bersih.

 

“Iya mubazir. Daripada terbuang, kami kasih ke warga yang punya ternak. Ompreng juga harus kembali dalam keadaan bersih,” kata Armadi

 

Selain persoalan kehadiran siswa, pihak sekolah juga menyoroti menu MBG yang dinilai kurang bervariasi. Menurut Armadi, sejumlah siswa mulai merasa bosan karena menu yang disajikan cenderung berulang.

 

Siswa mulai bosan dengan menu yang itu-itu saja,” ujarnya.

Berita Terkait

Kronologi Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka, Kasus Berawal Dari Teguran Bakar Sampah
Berawal Dari Menegur Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka
Rayakan HUT Ke-25, Demokrat Tangsel Gelar Aksi Bersih-bersih Situ Gintung
Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa
Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional
Pemkot Tangsel Matangkan Persiapan Porprov 2026, 20 Venue Masih Lobi Harga
KPU Tangsel Evaluasi Partisipasi Pilkada, Ungkap Alasan Warga Tak Datang ke TPS
Wanita 21 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakan Tangerang, Ada Luka Pada Bagian Leher

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Kronologi Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka, Kasus Berawal Dari Teguran Bakar Sampah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Berawal Dari Menegur Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Rayakan HUT Ke-25, Demokrat Tangsel Gelar Aksi Bersih-bersih Situ Gintung

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional

Berita Terbaru