Harian Banten -Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Tangerang 2025, nama Sachrudin dinilai hampir pasti melenggang tanpa lawan. Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Memed Chumaedy, menilai dinamika perebutan kursi ketua DPD Golkar kali ini cenderung sepi dari kontestasi serius.
“Informasi yang beredar memang tidak ada kandidat lain. Hanya ada satu kandidat kuat, yakni Bapak Sachrudin, yang tinggal menunggu persetujuan dari DPP,” ujar Chumaedy, Selasa (14/10).
Menurutnya, Musda Golkar nanti lebih tepat disebut sebagai ajang pengukuhan kepemimpinan Sachrudin, bukan kompetisi. Capaian politik dan elektoral mantan Wakil Wali Kota Tangerang itu dianggap cukup solid untuk membuat DPP tak ragu mempercayakan kepemimpinan kembali kepadanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pertama, beliau berhasil menaikkan perolehan kursi DPRD Kota Tangerang dari 6 menjadi 9 kursi. Kedua, beliau juga terpilih sebagai Wali Kota Tangerang. Dua prestasi besar ini akan menjadi pertimbangan utama DPP Golkar,” papar Chumaedy.
Ia menilai, meski sempat muncul nama seperti Sekretaris DPD Golkar saat ini, Jamaludin, namun peluangnya untuk menantang Sachrudin disebut sangat tipis.
“Kalau Pak Jamaludin maju, akan sangat berat. Posisi Pak Sachrudin saat ini terlalu strategis—beliau baru saja memenangkan Pilkada 2024, menaikkan kursi DPRD, dan memimpin sebagai Ketua DPD. Itu semua jadi modal politik yang luar biasa,” ungkapnya.
Namun demikian, Chumaedy menilai dinamika Musda tetap menarik, terutama dalam perebutan posisi strategis lain seperti sekretaris DPD.
“Ada beberapa nama yang muncul, seperti pimpinan DPRD saat ini, Pak Rusdy Alamsyah. Di level sekretaris, persaingan bisa cukup sengit,” katanya.
Baca Juga:
5.127 Penerima Bansos di Tangsel Terindikasi Judol
Laporan Omdia Semester I-2026: Hisense Pimpin Pasar Global TV 100 Inci ke Atas
Soal kemungkinan DPP Golkar menyiapkan nama alternatif, Chumaedy tak menutup kemungkinan tersebut, tapi menilai peluangnya minim.
“Ya bisa saja ada, tapi dengan catatan prestasi Pak Sachrudin yang sangat menonjol, kecil kemungkinan DPP mengalihkan dukungan. DPP pasti realistis—mereka akan mendukung figur yang bisa terus membesarkan Golkar,” ujarnya menutup.
Musda Golkar Kota Tangerang 2025 disebut menjadi momen penting konsolidasi menuju Pemilu 2029, di mana arah kepemimpinan Sachrudin akan sangat menentukan strategi partai berlambang pohon beringin di wilayah yang menjadi salah satu basis suara terbesar di Banten.







