HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan melakukan pelebaran akses simpang Jalan Asobirin, Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Tangsel, Martha Lena mengatakan, pelebaran di maksudkan untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di lokasi tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan hasil pemantauannya di lokasi, kemacetan terparah terjadi pada pagi hari antara pukul 07.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB.
“Kalau pagi dari jam 07.00 sampai 09.00 macet paling parah bisa sampai 1,3 kilometer, kalau sorenya gak terlalu parah macetnya,” kata Martha, Rabu, 5 Juli 2026.
Baca Juga:
Kronologi Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka, Kasus Berawal Dari Teguran Bakar Sampah
Berawal Dari Menegur Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka
Menurutnya, kemacetan itu disebabkan karena adanya bottleneck atau penyempitan jalan. Kondisi itu di perparah dengan akses simpang yang terbatas sehingga terjadi titik konflik kendaraan.
Dengan pelebaran jalan itu, nantinya kendaraan yang akan keluar maupun masuk ke Jalan Asobirin menjadi lebih cepat sehingga penumpukan kendaraan dapat di minimalisir.
“Untuk lebih mengalirkan kendaraan, sehingga nanti kendaraan yang ingin belok jadi lebih smooth,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, sebelum memutuskan untuk melebarkan akses jalan, sebelumnya Dishub Tangsel sempat mempertimbangkan untuk menerapkan sistem satu arah di lokasi tersebut.
Namun karena jarak tempuh yang harus dilalui pengendara menjadi sangat jauh, akhirnya rencana itu diurungkan.
Martha mengungkapkan, saat ini akses simpang jalan Asobirin memiliki lebar sekitar tujuh meter. Setelah dilakukan pelebaran nantinya lebar simpang jalan kurang lebih menjadi 12,5 hingga 15 meter.
Pelaksanaan pelebaran jalan sendiri direncanakan akan berlangsung pada bulan Agustus ini.
“Berlangsung bulan ini, untuk teknisnya nanti ada di Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi,” pungkasnya.










