Tahu MBG Berlendir dan Diduga Basi, Siswa SD di Rawabuntu Buang Makanan ke Kolam Sekolah!

- Pewarta

Kamis, 24 Juli 2025 - 23:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu Tahu Bakso Di Hidangan MBG Di Sekolah SD Rawabuntu

Menu Tahu Bakso Di Hidangan MBG Di Sekolah SD Rawabuntu

Harian Banten– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali menuai sorotan. Kali ini, keluhan datang dari SDN 3 Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, setelah menu tahu bakso yang dibagikan kepada siswa diduga dalam kondisi berlendir dan tak layak konsumsi.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (17/7). Menu MBG hari itu terdiri dari jagung, pisang, dan tahu bakso. Namun, banyak siswa enggan menyantap tahu tersebut karena diduga sudah berlendir. Beberapa bahkan memilih membuangnya ke tempat sampah, kolam sekolah, hingga memberikannya ke guru.

“Dapat MBG yang isinya itu memang, yang pertama jagung berapa gitu, kemudian pisang satu, dan ini tahu, tahu bakso ya. Namun waktu itu, anak-anak banyak yang nggak dimakan. Katanya sih, ada yang lendir. Saya juga enggak tahu sih, karena saya enggak makan,” ungkap Kepala SDN 3 Rawa Buntu, Amir Mahmud, Selasa (22/7).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amir menyebut bahwa kejadian ini adalah yang pertama terjadi di sekolahnya, namun cukup mengejutkan karena memicu banyak reaksi dari para orang tua siswa.

“Kemudian banyak sisa itu. Anak-anak pada dibuangin, ada yang di kolam, ada yang di tempat sampah, ada juga yang dikasih ke gurunya. Tapi juga, ada yang dibawa orang tua juga,” tambah Amir.

Setelah kejadian tersebut, sejumlah wali murid menyampaikan protes dan keluhan secara langsung maupun melalui pesan WhatsApp.

“Ada yang bilang juga ini kurang enak gitu rasanya. Lalu ada yang WA juga ‘Pak ini gimana sih, anak saya dikasih kayak gini’. Ada beberapa wali murid gitu ya. Ini baru pertama,” jelasnya.

Tak hanya menimbulkan keresahan, peristiwa itu juga berdampak pada distribusi MBG di sekolah. Menurut Amir, pengiriman MBG ke SDN 3 Rawa Buntu terhenti selama dua hari berturut-turut, yakni Senin dan Selasa.

“Sudah dua hari ini saya belum dikirim lagi. Senin, Selasa. Senin juga kemarin saya tunggu, anak-anak bertanya, ‘Pak ada MBG nggak?’. Sampai jam 10 ternyata enggak ada. Ternyata waktu saya telepon jam setengah 10 hari Senin, hari ini tidak ada pengiriman MBG. Saya juga nggak tahu ya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bahari Indonesia Emas, Nancy, selaku penyedia MBG, membantah jika tahu bakso yang dibagikan dalam kondisi basi atau berlendir. Ia menegaskan bahwa semua makanan diolah dari bahan segar pada malam hari sebelum distribusi.

“Ini pertama kita harus tahu, cari tahu dulu itu dibikin video jam berapa. Pengolahan itu kan malam, malam terus ayamnya fresh. Terus kalau dia bikin videonya itu siang atau sore, ya udah pasti berlendir,” jelas Nancy saat dikonfirmasi terpisah.

Ia juga mengaku baru mendapat laporan terkait insiden ini dan akan mengecek lebih lanjut ke tim dapur.

“Itu kan yang masak kan tim masak ya. Saya juga nggak tahu. Saya juga baru dapet kabar ini. Paling itu nanti koki ya yang mengerti,” ujarnya.

Program MBG di Tangsel digadang-gadang sebagai upaya meningkatkan gizi siswa sekolah dasar. Namun, insiden di SDN 3 Rawa Buntu menjadi sinyal penting perlunya evaluasi menyeluruh, terutama dalam hal kualitas dan distribusi makanan, agar tujuan mulia program tidak justru menimbulkan keresahan di masyarakat.

Berita Terkait

Pasrah Dilengserkan Dari Pimpinan DPRD Tangsel, Yusuf PKS: Kewenangan DPP
Usulkan Sri Mulyani Kembali ke Kemenkeu, PKN: Menteri Purbaya Lebih Cocok di Menkop atau Mensos
Siswa Tak Lolos SPMB Dapat Bantuan Rp1,8 Juta di 94 SMP Swasta Tangsel, Ini Daftar Sekolahnya
Yusuf Dilengserkan Dari Pimpinan DPRD Tangsel, Mustopa Kembali Jadi Wakil Ketua
Perpanjangan Jabatan Sekda Digugat ke PTUN, Walikota Tangsel: Engga Masalah, Malah Bagus
Gasak 6 Laptop di SMAN 2 Tangsel, Pelaku Ditangkap Polisi
3 Gudang di Taman Tekno Tangsel Kebakaran
3 Gudang di Taman Tekno Tangsel Kebakaran, Api Diduga Berasal dari Powerbank

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:24 WIB

Pasrah Dilengserkan Dari Pimpinan DPRD Tangsel, Yusuf PKS: Kewenangan DPP

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:51 WIB

Usulkan Sri Mulyani Kembali ke Kemenkeu, PKN: Menteri Purbaya Lebih Cocok di Menkop atau Mensos

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:41 WIB

Siswa Tak Lolos SPMB Dapat Bantuan Rp1,8 Juta di 94 SMP Swasta Tangsel, Ini Daftar Sekolahnya

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:21 WIB

Yusuf Dilengserkan Dari Pimpinan DPRD Tangsel, Mustopa Kembali Jadi Wakil Ketua

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:24 WIB

Perpanjangan Jabatan Sekda Digugat ke PTUN, Walikota Tangsel: Engga Masalah, Malah Bagus

Berita Terbaru