Baru Keluar Rapat Paripurna, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Mendadak Meringis Kesakitan di Hadapan Wartawan

- Pewarta

Senin, 22 Juni 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Siang itu, Gedung DPRD Tangerang Selatan perlahan mulai lengang. Rapat paripurna telah usai. Satu per satu anggota dewan meninggalkan ruang sidang, sementara sejumlah wartawan bersiap mengabadikan pernyataan dari Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie.

 

Dengan langkah yang tampak biasa, Benyamin keluar dari ruang rapat. Wajahnya tenang. Tak ada tanda-tanda yang menunjukkan sesuatu akan terjadi beberapa saat kemudian.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Seperti lazimnya selepas agenda resmi pemerintahan, ia menghampiri awak media yang telah menunggu. Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan. Benyamin menjawab dengan santai, menjelaskan evaluasi program pemerintah daerah yang telah berjalan sepanjang tahun anggaran.

 

Kalimat-kalimatnya mengalir seperti arus sungai yang tenang. Hingga tiba-tiba, aliran itu terputus.

Di tengah penjelasan mengenai serapan program pemerintah, raut wajah Benyamin mendadak berubah. Tangannya refleks bergerak ke arah punggung sebelah kanan. Tubuhnya sedikit membungkuk, seolah sedang bernegosiasi dengan rasa nyeri yang datang tanpa undangan.

 

“Entar dulu, saya keram di sini,” ucapnya sambil memegang bagian punggung yang terasa sakit.

 

Suasana yang semula dipenuhi suara tanya-jawab seketika berubah. Beberapa wartawan menghentikan pertanyaan. Sejumlah pejabat dan anggota DPRD yang berada di sekitar lokasi langsung menoleh.

 

Dalam hitungan detik, perhatian yang tadinya tertuju pada angka-angka laporan kinerja pemerintah beralih pada kondisi sang wali kota.

 

Rasa sakit itu memang hanya datang sesaat, tetapi cukup membuat jalannya wawancara terhenti. Beberapa orang mendekat untuk memastikan kondisinya baik-baik saja. Di tengah kerumunan, Benyamin tampak berusaha menenangkan tubuhnya yang mendadak memberi sinyal kelelahan.

 

Pemandangan itu menjadi pengingat sederhana bahwa di balik jabatan, agenda yang padat, dan tumpukan tanggung jawab pemerintahan, seorang kepala daerah tetaplah manusia biasa yang memiliki batas daya tahan fisik.

 

Tak lama kemudian, setelah kondisinya membaik, Benyamin kembali melanjutkan langkahnya. Ia menuruni tangga Gedung DPRD Tangsel menuju pintu keluar.

 

Sebelum insiden itu terjadi, Benyamin sempat menjelaskan bahwa sejumlah program pemerintah daerah memang masih memerlukan evaluasi. Menurutnya, tidak seluruh kegiatan dapat terserap secara sempurna meski realisasinya tergolong tinggi.

 

“Tetapi memang seluruh program kegiatan itu tidak seluruhnya terserap 100 persen. Intinya pada beberapa kegiatan total secara keseluruhan itu 90 sampai 93 persen,” ujarnya.

 

Ketika ditanya lebih jauh mengenai rincian teknis serapan anggaran, Benyamin mempersilakan awak media untuk meminta penjelasan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

 

“Teknisnya nanti detail teknisnya silakan tanya kepada TAPD deh ya. Saya nggak hafal satu per satu,” pungkasnya.

 

Siang itu, rapat paripurna memang telah selesai. Namun sebelum meninggalkan gedung dewan, Benyamin menyisakan satu momen yang tak tercatat dalam agenda resmi: saat tubuhnya sejenak menghentikan laju rutinitas, dan rasa nyeri mengambil alih panggung perhatian.

Berita Terkait

20 Ton Pestisida Terbakar, Pengelola Taman Tekno BSD Digugat Rp27 Miliar
Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkotika Senilai Rp97,87 Miliar Melalui Bandara Soekarno-Hatta, 4 WNA Ditangkap
Terbongkar! Karaoke Diduga Berkedok Prostitusi di Taman Kota 2 Tangsel Dibongkar Satpol PP
Berkontribusi Bagi Negara, 10 Alumni UIN Syarif Hidayatullah Diganjar Penghargaan IKALUIN 2026
Memasuki Musim Kemarau, Kecamatan Setu Jadi Wilayah Paling Rawan Kekeringan di Kota Tangsel
Menara Rp Miliaran yang Sepi: City Gallery Tangsel Antara Ikon Kota dan Monumen Ambisi
Hendak Menuju Kamboja, Keberangkatan 3 Pekerja Migran Ilegal Digagalkan di Bandara Soekarno-Hatta
Tiba-Tiba Mengeluarkan Asap, Mobil SUV Terbakar di Jalan Siliwangi Pamulang

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:04 WIB

20 Ton Pestisida Terbakar, Pengelola Taman Tekno BSD Digugat Rp27 Miliar

Senin, 22 Juni 2026 - 17:48 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkotika Senilai Rp97,87 Miliar Melalui Bandara Soekarno-Hatta, 4 WNA Ditangkap

Senin, 22 Juni 2026 - 15:22 WIB

Baru Keluar Rapat Paripurna, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Mendadak Meringis Kesakitan di Hadapan Wartawan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:07 WIB

Terbongkar! Karaoke Diduga Berkedok Prostitusi di Taman Kota 2 Tangsel Dibongkar Satpol PP

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:03 WIB

Berkontribusi Bagi Negara, 10 Alumni UIN Syarif Hidayatullah Diganjar Penghargaan IKALUIN 2026

Berita Terbaru