Pasrah Dilengserkan Dari Pimpinan DPRD Tangsel, Yusuf PKS: Kewenangan DPP

- Pewarta

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Yusuf, mengaku pasrah dilengserkan dari jabatan pimpinan DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan digantikan oleh Mustopa.

 

Apalagi kebijakan itu sudah diputuskan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) partai, sehingga ia sebagai kader akan mematuhi keputusan tersebut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Ini kewenangan pusat, DPP. Kalau sudah mengeluarkan SK ya saya sebagai seorang kader samina wa athona (mendengar dan patuh, red). Jadinya ngikuti instruksi dari DPP,” kata Yusuf ketika ditemui di DPRD Tangsel, Kamis, 9 Juli 2026.

 

Menurutnya pergantian posisi jabatan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi.

 

“Ini suatu hal yang biasa. Rotasi, pergeseran, itu emang suatu hal yang wajar, biasa dalam organisasi,” terangnya.

 

Pada kesempatan itu, ia turut mengucapkan rasa terima kasihnya karena telah diberi kesempatan untuk menduduki kursi Wakil Ketua I DPRD Tangsel.

 

Yusuf menjelaskan, pergantian pimpinan DPRD Tangsel baru akan efektif setelah terbit Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten.

 

“Jadi sampai nanti SK itu turun dari Gubernur. Jadi kan penetapannya berdasarkan SK dari Gubernur,” ungkapnya.

 

Di lokasi yang sama, Mustopa menyebut, bahwa pergantian pergantian pimpinan jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan di dalam internal partai.

 

“Karena di PKS itu pergantian seperti biasa, dari dulu terjadi. Jadi ya ini hanya bagian dari proses yang ada di Partai Keadilan Sejahtera. Ini biasa pergantian-pergantian seperti itu,” kata Mustopa.

 

Ia menyebut, keputusan untuk mengganti posisi jabatan di pimpinan DPRD Tangsel sepenuhnya merupakan kewenangan pengurus DPP PKS.

 

“Sebetulnya saya juga berat mendapatkan amanah ini dan ini menjadi salah satu tanggung jawab cukup berat yang harus dilakukan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang
31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?
Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:34 WIB

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:04 WIB

DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal

Berita Terbaru