Pandeglang Gunakan Skenario Megathrust Selat Sunda, BNPB Gelar Simulasi Evakuasi Serentak 4 Provinsi

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 7 September 2024 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simulasi evakuasi Megathrust Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. (Dok. BNPB )

Simulasi evakuasi Megathrust Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. (Dok. BNPB )

HARIANBANTEN.COM – Suara kentongan dan sirine meraung-raung menjadi pertanda peringatan dini adanya potensi tsunami mengintai warga Kampung Tembong, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Peringatan dini ini dikeluarkan BMKG kurang dari 5 menit sejak terjadi gempabumi magnitudo 8.7 di zona subduksi megathrust Selat Sunda, dengan kedalaman 10 kilometer.

Mendengar adanya peringatan dini ini, warga secara serentak keluar dari rumahnya dan bergerak menuju lokasi titik kumpul atau Tempat Evakuasi Sementara (TES) di masjid Kampung Tembong.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Evakuasi para warga dibantu koordinator Desa Tangguh Bencana (Destana) yang berkoordinasi dengan semua anggota di bawahnya untuk bergerak sesuai tanggung jawab dan kewenanganya.

Sesuai arahan kepala desa, evakuasi diprioritaskan bagi kaum rentan seperti ibu hamil, anak-anak, difabel, warga yang terluka dan lansia.

Warga menggunakan peralatan sederhana dan mudah digunakan untuk mengangkut warga yang terluka.

Evakuasi dipermudah dengan rambu-rambu jalur evakuasi yang telah terpasang.

Wargapun sampai di lokasi akhir evakuasi, dimana para petugas medis telah menunggu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi yang terluka.

Dikutip Persda.com, sknario di atas merupakan latihan simulasi bencana gempabumi dan tsunami megathrust di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Latihan ini melibatkan 200 orang yang terdiri dari Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Carita, BPBD Kab. Pandeglang, Linmas RT, aparat desa, kelompok nelayan desa, hingga masyarakat umum.

BNPB dibantu pemerintah daerah menginisiasi simulasi evakuasi mandiri secara serentak di empat lokasi.

Selain di Kabupaten Pandeglang Banten, simulasi juga dilakukan di tiga kabupaten lainnya.

Yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatera Barat, Kabupaten Pangandaran Jawa Barat dan Kabupaten Cilacap Jawa Tengah pada Kamis, (5/9/2024).

Sebelum dilakukan simulasi evakuasi, masing-masing daerah terlebih dahulu menggelar apel kesiapsiagaan.

Apel kesiapsiagaan di Kabupaten Pandeglang melibatkan 500 personil yang terdiri dari OPD terkait di pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Muspida, Basarnas, BMKG, relawan, komunitas penggiat bencana, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga masyarakat setempat.

Raditya Jati, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB dalam arahannya saat memimpin apel menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan latihan evakuasi mandiri secara berkala untuk menyikapi potensi megathrust Selat Sunda.

“Masyarakat dan pemerintah daerah tidak perlu berlebihan dalam menyikapi informasi potensi megathrust ini.”

“Mari jadikan momentum ini untuk mengingatkan kita semua untuk melatih kembali individu, keluarga dan komunitas untuk bisa melakukan evakuasi secara mandiri.”

“Mengecek kembali jalur evakuasi, memelihara bangunan-bangunan shelter evakuasi dan melatih kembali sistem komunikasi risiko berbasis komunitas,” jelas Raditya.

Kabupaten Pandeglang sendiri dipilih menjadi salah satu lokasi apel kesiapsiagaan dan simulasi serentak bukan tanpa alasan.

Pandeglang memiliki bibir pantai sepanjang 307 km, meliputi 10 kecamatan dan 56 desa yang sangat berpotensi terdampak bencana megathrust.

BNPB berharap kegiatan apel kesiapsiagaan dan simulasi evakuasi yang dilaksanakan secara serentak ini dapat membangun dan melatih.

Kesiapsiagaan masyarakat untuk menghadapi potensi gempa dan tsunami di sepanjang kawasan megathrust Sumatra dan Jawa.

Pada kesempatan ini BNPB juga memberikan dukungan logistik dan peralatan penanganan siaga darurat bencana Hidrometeorologi, geologi atau megathrust kepada pemerintah Kabupaten Pandeglang..

Berupa 2 unit tenda pengungsi, 30 unit tenda keluarga, 30 unit velbed, 2 unit light tower, 2 unit genset, 200 lembar matras, 200 lembar selimut, 50 lembar kasur lipat, 200 paket hygiene kit, 200 paket sembako serta dana siap pakai sebesar 200 juta rupiah.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Haibisnis.com dan Infoemiten.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Halloup.com dan Harianjayakarta.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News.

Berita Terkait

Geger! Bareskrim Tangkap Kasat Narkoba Polres Tangsel Bersama Enam Anggota
Mayat Sudah Membusuk Gegerkan Warga Ciputat Timur
Rumah Warga di Pamulang Disatroni Maling Siang Hari, Perhiasan Hingga Motor Raib Digasak
Gelapkan Uang Majikan Rp25 Juta, Sopir di Serpong Ditangkap Polisi
Polisi Tangkap 7 Tersangka Pembunuhan TNI AD di Tangerang, 2 Orang Masih Diburu
Motif Pembunuhan Anggota TNI AD di Tangerang Dipicu Rebutan Pesanan Sate Taichan
Heboh! Warga Rawa Buntu Tolak Kantor Kelurahan Dipindah, Singgung Sejarah 80 Tahun
Membangun Jembatan Lintas Negara: Mahasiswa BBK International 8 Ikuti Pertukaran Budaya dengan Ueno High School Jepang

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WIB

Geger! Bareskrim Tangkap Kasat Narkoba Polres Tangsel Bersama Enam Anggota

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:21 WIB

Mayat Sudah Membusuk Gegerkan Warga Ciputat Timur

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rumah Warga di Pamulang Disatroni Maling Siang Hari, Perhiasan Hingga Motor Raib Digasak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:43 WIB

Gelapkan Uang Majikan Rp25 Juta, Sopir di Serpong Ditangkap Polisi

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:46 WIB

Polisi Tangkap 7 Tersangka Pembunuhan TNI AD di Tangerang, 2 Orang Masih Diburu

Berita Terbaru